
Politeknik Negeri Jember (Polije) resmi melantik sebanyak 3.290 mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026/2027. Selain itu, tujuh orang di antaranya merupakan mahasiswa internasional yang menempuh studi di sini.
Para mahasiswa asing menyambut gembira kesempatan belajar di kampus vokasi unggulan ini. Bahkan, keramahan masyarakat Indonesia memberikan kesan mendalam bagi para peserta didik internasional.
“Saya sangat senang bisa belajar di Polije karena memberikan pengalaman dan pembelajaran praktis yang saya butuhkan,” ungkap Saleh Ahmed Nasser Ali.
Mahasiswa asal Yaman yang mendalami teknologi pembangunan berfokus kecerdasan artifisial ini memilih Polije berdasarkan reputasi digital. Oleh karena itu, ia mantap melangkahkan kaki untuk berkuliah di Jember.
“Saya mengetahui Polije melalui YouTube, beberapa situs web, dan rekomendasi teman,” jelas Saleh Ahmed Nasser Ali.
Sementara itu, apresiasi tinggi mengalir dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Sebab, Polije berhasil menyelenggarakan PKKMB secara terstruktur dan informatif bagi mahasiswa baru.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah diterima di Politeknik Negeri Jember,” kata Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T.
Direktur Belmawa Dikti tersebut memuji kemajuan Polije dalam pengembangan kampus luar daerah dan wilayah 3T. Dengan demikian, Polije terbukti aktif memberikan kontribusi nyata bagi pemerataan pendidikan nasional.
“Kami menyambut baik langkah Polije dalam mendukung pemerataan pendidikan, termasuk melalui pengembangan pendidikan di daerah 3T,” tegas Beny Bandanadjaja.
Selanjutnya, Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menegaskan komitmen penuh dalam mengawal masa adaptasi seluruh mahasiswa. Bahkan, pihak kampus mengenalkan budaya akademik serta nilai-nilai penting seperti pencegahan kekerasan dan antinarkoba.
“Momentum ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan dunia kampus kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Jember,” ujarnya.
Direktur Polije tersebut berharap para mahasiswa mampu beradaptasi cepat selama masa orientasi satu minggu ini. Akhirnya, seluruh rangkaian acara terlaksana untuk membekali mahasiswa menghadapi dunia perkuliahan.
“Kami berharap mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan cepat dan mengikuti proses pendidikan sesuai harapan orang tua,” tambah Saiful Anwar.