Menjaga Lingkungan Politeknik Negeri Jember Ramah Lingkungan yang Berkelanjutan
The Sustainable Development Goals (SDGs) Center Politeknik Negeri Jember (POLIJE) merupakan unit yang menaungi perkembangan isu global yang berkelanjutan dengan pemanfaatan sumberdaya di POLIJE. Keberadaan SDGs Center POLIJE dapat menjadi wadah dalam mengidentifikasi isu global dan berkontribusi dalam pemecahan permasalahan tersebut melalui inovasi teknologi yang ada di POLIJE. Tata kelola SDGs Center dinaungi oleh berbagai komponen di POLIJE mulai dari pimpinan, dosen, teknisi, dan staf yang ahli dibidang terkait. Adanya SDGs Center ini diharapkan dapat menjawab tantangan global yang disolusikan secara konkrit oleh POLIJE.
Pengelolaan Lingkungan Hijau di Politeknik Negeri Jember merupakan hal penting selain untuk menjaga kelestarian hayati juga sebagai bentuk kontribusi POLIJE pada pencapaian SDGs 2030 khususnya pada Goal 7 (energi bersih dan terjangkau). 9 (industri, inovasi, dan infrastruktur), serta 13 (penanganan perubahan iklim). Salah satu bentuk komitmen POLIJE dalam implementasi pengelolaan lingkungan tersebut yaitu membentuk tim pengelolaan dalam hal ini SDGs Green Campus POLIJE. Harapannya Tim SDGs ini akan menjadi model tidak hanya untuk perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi, tetapi juga hadir dalam membangun budaya peduli lingkungan untuk seluruh sivitas akademika POLIJE.
Politeknik Negeri Jember telah berkomitmen untuk menjaga lingkungan kampus yang bersih dan sehat. Hal ini dibuktikan dengan aktifnya POLIJE dalam berpartisipasi pada Pemeringkatan Universitas Indonesai GreenMetric (UIGM)
UIGM merupakan penilaian kondisi lingkungan hijau pada suatu kampus yang dihasilkan dalam bentuk skor dan pemeringkatan. Penilaian pada UIGM ini terdiri dari 6 indikator yaitu Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change, Waste, Water, Transportation, dan Education and Research. Tahun 2025 POLIJE telah berhasil memperoleh skor 6332.5 dengan menempati peringkat 668 dunia, 69 Nasional, dan 3 pada tingkat Politeknik se-Indonesia.
Lingkungan kampus yang kondusif dapat memotivasi mahasiswa dalam belajar dan dosen dalam mengajar serta dapat membuat kegiatan akademik lainnya menjadi lebih baik.
Pengelolaan lingkungan kampus Polije dijabarkan dalam Laporan Pengelolaan Lingkungan dan Sumber Daya Kampus Polije

Pemantauan proses pengelolaan lingkungan kampus Polije dijelaskan dalam Laporan Pemantauan Lingkungan Kampus Polije

Indikator UI GreenMetric (UIGM) menjadi tolak ukur komitmen kampus dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui enam aspek penilaian. Pencapaian indikator ini turut diperkuat oleh peran SDGs Center sebagai penggerak implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di lingkungan perguruan tinggi.
Tata kelola dan infrastruktur kampus untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berkelanjutan melalui penyediaan fasilitas serta pengelolaan kawasan kampus yang ramah lingkungan.

Pengelolaan energi dan mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, serta upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.

Pengelolaan limbah secara terpadu melalui penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), pengolahan limbah, serta pengurangan penggunaan bahan yang berpotensi mencemari lingkungan.

Pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan melalui konservasi, efisiensi penggunaan air, peningkatan kualitas air, dan pemanfaatan teknologi pengelolaan air.

Penerapan sistem transportasi berkelanjutan untuk mengurangi emisi karbon melalui penyediaan transportasi ramah lingkungan, jalur pejalan kaki, jalur sepeda, dan pengelolaan kendaraan di kawasan kampus.

Penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan melalui pembelajaran, inovasi, publikasi, dan kolaborasi.

Tata kelola dan digitalisasi untuk mendukung pengelolaan kampus yang efektif, transparan, serta berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
