
JEMBER — Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar National Conference of Applied Animal Science (N-CAAS) 2026, Sabtu (03/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Polije ke-38 tahun ini.
Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, N-CAAS 2026 mengangkat tema penguatan kualitas genetik ternak lokal. Tema tersebut menyoroti kemandirian dan kedaulatan peternakan nasional melalui pengembangan sumber daya genetik.
Dalam kesempatan tersebut, Polije menghadirkan seminar nasional secara hybrid dengan menghadirkan sejumlah pakar peternakan. Narasumbernya meliputi Dr. Ir. Indiyah Aryani, MM dan Dr. Mamat Hamidi dari University Putra Malaysia.
Selain itu, seminar menghadirkan Prof. Dr. Sains Agriculture Ir. Suyadi, MS., IPU., Asean Eng. Narasumber lainnya ialah Lieyo Wahyudi, S.Pt., MP., serta Dr. Ir. Dadik Pantaya, M.Si., IPU., ASEan Eng.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai 581 orang di Auditorium Polije. Mereka berasal dari praktisi, UPT peternakan Jawa Timur, Dinas Peternakan Aceh, perguruan tinggi, serta berbagai daerah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia N-CAAS 2026, Dr. Niswatin Hasanah, S.Pt., MP., menjelaskan capaian publikasi kegiatan.
“Tahun ini terdapat 36 artikel ilmiah dari 12 institusi,” ungkapnya dalam kegiatan tersebut.
Sejalan dengan itu, Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP., M.P., menekankan pentingnya penguatan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan akademik.
“Kita siapkan akademisi, kita hadirkan sarana prasana praktiknya dan ditambah even-even nasional seperti N-CAAS ini,” ujarnya.
Tidak berhenti pada seminar, Polije juga dipercaya menggelar pelantikan pengurus Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia Jatim 3.
“Ini merupakan ajang yang luar biasa, kolaborasi antara Polije dengan Asosiasi kita barengkan dengan Agenda N-CAAS,” ungkap Saiful.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Jurusan Peternakan Polije juga menyiapkan kontes ayam pelung pada 10 Oktober. Agenda tersebut akan memperluas kolaborasi akademik dan komunitas dalam pengembangan peternakan lokal.