Perkuat Pemahaman Mahasiswa Baru melalui Sosialisasi Satgas PPKPT pada PKKMB 2026

JEMBER – Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Politeknik Negeri Jember (Polije) memperkuat pemahaman mahasiswa baru melalui sosialisasi pada PKKMB 2026. Sebanyak 3.290 mahasiswa baru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Ketua Satgas PPKPT Polije, Prof. Muksin, menjelaskan bahwa sosialisasi menjadi tugas wajib Satgas. Ketentuan tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi.

“Agenda sosialisasi merupakan salah satu tugas wajib Satgas yang harus dilakukan dan tercantum dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024,” ujar Prof. Muksin.

Selanjutnya, tim Satgas menjelaskan konsep PPKPT dan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung interaktif karena mahasiswa baru aktif menyampaikan berbagai pertanyaan kepada narasumber.

Kegiatan tersebut menghadirkan seluruh tim Satgas PPKPT Polije. Narasumber terdiri atas Prof. Muksin, Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si., Dhyani Ayu Perwiraningrum, S.KM., M.P.H., Ratna Budi Wulandari, S.Pt., serta perwakilan mahasiswa sebagai anggota Satgas.

Sementara itu, Kepala Divisi Penanganan Satgas PPKPT Polije, Rizki Amalia, menjelaskan tren penanganan kasus di lingkungan Polije. Ia juga mengajak mahasiswa memahami jenis kekerasan yang tercantum dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024.

“Harapannya, melalui sosialisasi ini mahasiswa memiliki pengetahuan awal tentang PPKPT dan jenis kekerasan. Dengan begitu, mahasiswa dapat lebih antisipatif serta saling menghormati dan menghargai,” ujar Rizki.

Selain itu, Satgas PPKPT mengajak mahasiswa membangun hubungan yang sehat dengan sesama mahasiswa, kakak tingkat, dosen, dan tenaga kependidikan. Melalui sosialisasi ini, Polije berharap mahasiswa baru ikut menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan saling menghargai.