
JEMBER – Tim PKM-PM Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember mengimplementasikan inovasi media pembelajaran HoloPuzzle di SDLB BCD YPAC Kaliwates Jember. Media berbasis multisensori ini hadir untuk mendukung kegiatan belajar peserta didik dengan hambatan intelektual secara interaktif.
HoloPuzzle memadukan tampilan visual objek tiga dimensi melalui 3D Fan Hologram serta aktivitas mencocokkan kepingan floor foam. Pengembangan media inovatif ini berangkat dari hasil observasi tim Polije terhadap kebutuhan siswa tunagrahita di sekolah.
Para siswa tunagrahita membutuhkan pengulangan terus-menerus untuk mengenali, menyebutkan, hingga mengingat huruf, angka, dan kata. Tim mahasiswa Polije mendampingi langsung para pengajar dalam menyesuaikan tingkat kesulitan aktivitas pembelajaran bagi para peserta didik.
Siswa berlatih mencocokkan kepingan busa sesuai objek visual hologram yang muncul pada perangkat 3D Fan Hologram. Pembelajaran interaktif ini terbukti meningkatkan fokus serta melatih koordinasi motorik halus antara mata, tangan, dan otak siswa.
“Dengan adanya media HoloPuzzle, anak-anak mempunyai pengalaman berbeda dalam mengingat dan mengenal huruf,” ujar Indri, salah satu tenaga pendidik SDLB BCD YPAC Jember.
Indri menambahkan bahwa perpaduan tampilan visual dan aktivitas fisik membuat para siswa lebih bersemangat mengikuti kelas harian. Hasil pengamatan tim menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengenali huruf serta merangkai kata secara mandiri.
Sebagai langkah keberlanjutan, tim Polije menyerahkan buku pedoman penggunaan serta memberikan pelatihan teknis bagi para pengajar. Pendampingan ini dilakukan agar media HoloPuzzle dapat terus dimanfaatkan secara mandiri oleh pihak sekolah dalam jangka panjang.
“Kami berharap HoloPuzzle dapat terus membantu tenaga pendidik dalam memberikan metode pembelajaran yang lebih menyenangkan,” ujar Catur Zackylha Meiriska Putri, ketua tim PKM-PM Polije.