Polije Dampingi Petani Klompangan Olah Cabai Rawit Menjadi Produk Bernilai Tambah

JEMBER – Dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Universitas Jember menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Klompangan, Ajung, Jember.

Program bertajuk “Hilirisasi Cabai Rawit Berbasis Teknologi Pengolahan dan Manajemen Usaha untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Desa” tersebut mendapat pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek.

Tim dosen terdiri atas Irene Ratri Andia Sasmita sebagai ketua, serta Mohammad Mardiyanto dan Septy Handayani sebagai anggota. Kegiatan melibatkan kelompok tani Desa Klompangan dan berlangsung selama enam bulan, sejak Mei hingga Oktober 2026.

Ketua tim, Irene Ratri Andia Sasmita, mengatakan program tersebut mendorong petani mengembangkan produk olahan saat harga cabai turun.

“Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat melatih kelompok masyarakat terutama kelompok tani untuk berinovasi mengembangkan usaha sehingga dapat meningkatkan nilai jual cabai demi kesejahteraan petani,” ujar Irene.

Dalam kegiatan tersebut, peserta belajar mengolah cabai rawit menjadi cabai kering, cabai bubuk, dan saus cabai. Pengolahan ini dapat memperpanjang masa simpan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi cabai.

Selain itu, tim memberikan materi sanitasi, higiene, pengemasan, pelabelan, serta pemasaran produk. Peserta juga mendapat pelatihan manajemen keuangan dan pendampingan pengurusan PIRT.

Ketua kelompok tani, Bagus, menyambut baik pendampingan tersebut. Menurutnya, pengolahan cabai menjadi produk turunan dapat membantu petani menghadapi penurunan harga saat panen.

“Pendampingan ini sangat membantu kami mengembangkan usaha. Cabai bubuk, cabai kering, dan saus cabai menjadi solusi untuk meningkatkan nilai jual serta memperpanjang umur simpan,” kata Bagus.

Peserta juga aktif berdiskusi mengenai teknik pengolahan, pemilihan bahan baku, dan cara menjaga mutu produk. Selanjutnya, tim akan mendampingi pencatatan keuangan, perizinan, dan pemasaran produk.

Melalui program ini, Polije dan Universitas Jember mendorong pemanfaatan cabai sebagai produk bernilai tambah. Pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat usaha petani dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Klompangan.