Tim Polije Berdayakan Duta GenRe Ngawi Cegah Stunting Lewat Inovasi Digital

NGAWI – Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Jember (Polije) Kampus 5 Ngawi memberdayakan remaja daerah. Lewat langkah ini, para akademisi melatih Duta GenRe Ngawi menggunakan teknologi digital untuk mencegah stunting.

Program berbasis pelatihan ini memperoleh dukungan hibah dari Kemendiktisaintek. Sementara itu, seluruh rangkaian agenda berlangsung di Laboratorium Komputer Polije Kampus 5 Ngawi.

Para peserta mempraktikkan langsung pembuatan website responsif untuk Forum GenRe Ngawi. Tak hanya itu, mereka juga merancang tampilan antarmuka yang modern serta interaktif.

“Website ini menjadi sarana skrining gizi sekaligus portal edukasi kesehatan remaja,” jelas Ketua Tim Pengabdian, Ida Nurmawati.

Kehadiran platform ini diharapkan mampu mempermudah akses informasi tanpa batasan wilayah.

Di samping ilmu pemrograman, peserta juga mendalami pembuatan konten kreatif berupa video dan poster digital. Melalui keterampilan baru tersebut, Duta GenRe siap menyajikan informasi kesehatan tepercaya bagi warga desa.

Tim Polije juga membekali peserta dengan pengetahuan Pelatihan Gizi Seimbang serta deteksi dini risiko gizi. Pemahaman mendalam ini penting agar remaja dapat menjadi konselor sebaya yang andal.

“Peserta juga belajar mengolah data mentah menjadi tampilan visual yang informatif,” tambah Ida Nurmawati.

Hal tersebut berguna untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di lapangan.

Ketua Forum GenRe Ngawi, Sholakhal Abdul Mubarok, mengapresiasi penuh inisiatif dari tim akademisi Polije. Hasilnya, para Duta GenRe kini siap menjadi garda terdepan pencegahan stunting berbasis teknologi.

“Semoga hasil pengabdian ini memberikan manfaat nyata secara berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Sholakhal Abdul Mubarok.