
JEMBER – Program Studi (Prodi) Produksi Ternak Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar pembekalan magang intensif. Mereka menghadirkan Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Jember guna memperkuat keterampilan calon lulusan. Lewat program ini, mahasiswa menempuh magang selama satu semester penuh yang setara dengan 20 SKS.
Selama periode tersebut, mahasiswa menyerap pengalaman kerja langsung di dunia industri. Mereka mengasah keterampilan teknis (hardskill) sekaligus kemampuan interpersonal (softskill).
Kepala UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Dinas Peternakan Jember, Budi Santoso, S.Pt., menekankan pentingnya karakter unggul di dunia kerja.
“Disiplin dan etika menjadi poin penting dalam pelaksanaan magang yang wajib mahasiswa taati,” ujar Budi Santoso.
Budi menambahkan bahwa industri peternakan modern saat ini sangat menyoroti aspek perilaku.
“Industri menilai kelayakan kerja lulusan tidak hanya dari keterampilan, tetapi juga dari disiplin, etika komunikasi, dan tingkah laku,” imbuhnya.
Koordinator Magang, Dr. Budi Utomo, S.Pt., M.P., menjelaskan bahwa persiapan matang menjadi kunci sukses mahasiswa di lapangan.
“Pembekalan magang menjadi rangkaian awal yang wajib mahasiswa ikuti untuk mempersiapkan mental, fisik, maupun review materi,” kata Budi Utomo.
Budi Utomo berharap review materi ini membuat mahasiswa jauh lebih siap menghadapi iklim kerja selama satu semester.
Koordinator Prodi Produksi Ternak, Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si., menilai kolaborasi dengan pihak dinas membawa dampak luar biasa. Kemitraan ini membuka cakrawala baru bagi mahasiswa mengenai realitas industri.
“Kolaborasi bersama Dinas akan membangun kerja sama, baik dalam teknis pengelolaan peternakan maupun pemberian gambaran kondisi lingkungan kerja,” ungkap Rizki Amalia.
Rizki juga mengapresiasi kontribusi instansi pemerintah tersebut dalam menyempurnakan kurikulum kampus.
“Dinas juga sangat membantu kami dalam pemetaan kompetensi profil lulusan khususnya di bidang Produksi Ternak,” pungkasnya.