Polije Raih Peringkat Kedua Kampus Politeknik Paling Berkelanjutan di Indonesia

YOGYAKARTA – Politeknik Negeri Jember (Polije) meraih peringkat kedua sebagai perguruan tinggi politeknik paling berkelanjutan di Indonesia dalam UI GreenMetric (UIGM) 2026.

Polije menerima penghargaan tersebut dalam ajang UIGM 2026 di Universitas Gadjah Mada (UGM), pada Selasa (15/09/2026). Capaian ini sekaligus menunjukkan peningkatan posisi Polije dari tahun sebelumnya.

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., mengapresiasi seluruh keluarga besar Polije, khususnya Tim SDGs yang menjalankan berbagai program keberlanjutan.

“Alhamdulillah, tahun 2026 Politeknik Negeri Jember kembali menerima penghargaan dalam ajang UI GreenMetric yang diselenggarakan di UGM. Polije berhasil naik peringkat dari tahun sebelumnya dan meraih peringkat kedua sebagai politeknik paling berkelanjutan di Indonesia,” ujar Saiful.

Tim SDGs menjalankan program pengolahan dan daur ulang sampah, konservasi lingkungan, penggunaan panel surya, serta penghematan energi dan air. Polije juga terus mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.

Selain itu, Polije berkolaborasi dengan PT Rolas Medika mengolah limbah makanan rumah sakit menjadi pakan maggot. Maggot tersebut kemudian dapat digunakan sebagai pakan unggas dan hewan lainnya.

“Polije juga berkolaborasi dengan PT Rolas Medika dalam mengolah limbah makanan dari rumah sakit menjadi bahan pakan maggot,” jelas Saiful.

Menurut Saiful, berbagai program tersebut tidak hanya menyasar lingkungan kampus. Polije juga ingin mendorong masyarakat menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri.

“Kami menargetkan peringkat pertama sebagai politeknik paling berkelanjutan di Indonesia pada 2027,” tegas Saiful.

Untuk mencapai target tersebut, Polije mengajak seluruh sivitas akademika memperkuat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Salah satunya melalui kebiasaan memilah dan mengelola sampah sesuai jenisnya.