
JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) menutup rangkaian World Friends Korea ICT Volunteers (WFK-ICT) 2026 melalui closing ceremony. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil proyek kolaborasi.
Program kerja sama Polije dan Kyungpook National University (KNU) ini memasuki penyelenggaraan ketujuh di Polije. Tahun ini, mahasiswa dari sekitar 10 politeknik di Indonesia turut bergabung dalam kegiatan.
Mahasiswa Indonesia dan Korea mengembangkan proyek bersama sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Mereka mengangkat permasalahan nyata dan mengolahnya menjadi sejumlah prototipe.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Sistem Informasi Polije, Wahyu Kurnia Dewanto, S.Kom., M.T., mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman kolaborasi lintas negara.
“Fokus pertama kami memang membuat proyek bersama. Mahasiswa berkolaborasi untuk menyelesaikan kasus nyata dan menghasilkan prototipe,” ujarnya.
Wahyu menyebut peserta juga membangun jejaring melalui berbagai kegiatan nonakademik.
“Kolaborasinya tidak hanya soal pertukaran ilmu dan jaringan proyek. Mereka juga melakukan pertukaran budaya,” katanya.
Peserta mengikuti berbagai kegiatan culture exchange. Mereka menikmati K-Food, K-Game, olahraga bersama, memasak, dan permainan tradisional.
Rangkaian kegiatan tersebut mendorong mahasiswa untuk berkomunikasi dan bekerja sama dengan peserta dari berbagai daerah. Mereka juga memperoleh pengalaman mengenal budaya Indonesia dan Korea Selatan secara langsung.
Melalui closing ceremony, Polije dan KNU menegaskan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi internasional. Program WFK-ICT juga membuka peluang pertukaran mahasiswa dan pengembangan proyek bersama pada masa mendatang.