Polije Kolaborasi dengan Unesa Dampingi Petani Jombang Olah Jagung Jadi Tortilla Chips Bernilai

JOMBANG – Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendampingi kelompok tani Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Jombang, mengolah jagung menjadi tortilla chips bernilai ekonomi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tersebut merespons harga jagung yang turun hingga Rp3.000 per kilogram saat panen. Tim mendorong petani meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan dan pemasaran produk.

Ketua pelaksana PKM, Drs. Djoni Irianto, M.T., memimpin kegiatan bersama Dr. Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd., dari Unesa dan Purbowo, S.Agr., M.P., dari Polije.

Purbowo memberikan pelatihan pengolahan jagung menjadi tortilla chips. Peserta mempelajari teknologi tepat guna, bahan produksi, tahapan pembuatan, hingga teknik pengemasan menggunakan mesin sealer.

Selain produksi, peserta mendapat pelatihan pemasaran digital melalui marketplace Shopee, live shopping, dan fotografi produk menggunakan kamera ponsel. Pelatihan ini bertujuan memperluas peluang pemasaran produk olahan jagung.

Kepala Desa Kromong, Hermawan, mengapresiasi pendampingan tersebut karena membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Semoga bisa melahirkan pelaku usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan Desa Kromong,” katanya.

Koordinator Wilayah PPL BPP Kecamatan Ngusikan, Zuhrotul Lailis Sa’adah, S.Pt., M.Agr., menilai kegiatan tersebut dapat meningkatkan nilai ekonomi jagung.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah komoditas jagung,” ujarnya.

Melalui pendampingan ini, Unesa dan Polije berharap petani mampu mengolah jagung secara mandiri. Dengan demikian, petani tidak hanya menjual jagung mentah, tetapi juga memperoleh peluang pendapatan dari produk olahan.