Dosen Polije Perkuat Kompetensi Mahasiswa lewat Pelatihan Pemeliharaan dan Pengukuran Kopi Robusta

JEMBER – Tim pengabdian Jurusan Produksi Pertanian Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar pendampingan dan pelatihan pemeliharaan tanaman kopi robusta pascarejuvenasi di kebun koleksi kampus. Kegiatan ini membekali mahasiswa dengan keterampilan budidaya dan pengukuran pertumbuhan tanaman secara berkala.

Tim pengabdian terdiri atas Ir. Ujang Setyoko, M.P., Ir. Dian Hartatie, M.P., Hatmiyarni Tri Handayani, S.TP., M.Sc., dan Huda Ahmad Hudori, S.ST., M.ST. Selanjutnya, tim mendampingi mahasiswa mempraktikkan teknik budidaya kopi sesuai standar di lapangan.

Pelatihan diawali dengan pemeliharaan tanaman hasil peremajaan pada klon BP 42, BP 234, BP 409, dan BP 534. Selain itu, mahasiswa mempelajari teknik pengairan, pengendalian gulma, pemupukan, serta pemangkasan untuk menjaga pertumbuhan tanaman.

Mahasiswa juga mempraktikkan pengukuran tinggi batang ganda, panjang cabang primer, diameter batang, dan jumlah pasang daun. Dengan demikian, mereka dapat memantau pertumbuhan tanaman secara berkala sekaligus memahami potensi produktivitas kopi robusta.

Ketua tim pengabdian, Ir. Ujang Setyoko, M.P., mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui praktik langsung di kebun koleksi.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai teknik pemeliharaan pascarejuvenasi dan pengukuran pertumbuhan tanaman. Bekal ini penting untuk mendukung pengelolaan perkebunan kopi yang produktif,” ujar Ujang Setyoko.

Di sisi lain, Hatmiyarni Tri Handayani, S.TP., M.Sc., menilai mahasiswa mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan baik. Menurutnya, peserta mampu memahami teknik pemeliharaan sekaligus metode pengukuran pertumbuhan tanaman setelah memperoleh pendampingan.

“Mahasiswa mengikuti setiap arahan dengan baik dan mampu menerapkan teknik pemeliharaan maupun pengukuran pertumbuhan tanaman kopi batang ganda pascarejuvenasi sesuai prosedur,” ungkap Hatmiyarni.

Melalui kegiatan ini, Polije terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik di bidang perkebunan kopi. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi yang lebih siap untuk mendukung pengelolaan perkebunan kopi secara profesional.

Berita Terbaru