BPKP dan Disnaker Tinjau Kesiapan Green Jobs Polije

JEMBER – Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jember melakukan peninjauan kesiapan Politeknik Negeri Jember (Polije) dalam mencetak tenaga kerja hijau. Kegiatan ini mendukung implementasi Program GESIT Jawa Timur.

Tim mengevaluasi kurikulum, fasilitas pembelajaran, kemitraan industri, dan sistem penelusuran lulusan. Selain itu, tim juga berdiskusi dengan pimpinan kampus mengenai kebutuhan industri hijau. Karena itu, evaluasi ini membantu menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.

Subagiyo, Sekretaris Disnaker Kabupaten Jember, menegaskan kesiapan pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan Polije.

“Kami mendukung program strategis Polije untuk meningkatkan kualitas SDM. Kami juga ingin menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri hijau,” kata Subagiyo, Rabu (01/07/2026).

Sementara itu, Pengendali Teknis BPKP Pusat, John Hery, mengapresiasi langkah Polije dalam mengembangkan pendidikan vokasi berkelanjutan.

“Polije menyusun kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Langkah ini mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten di sektor ekonomi hijau,” ujar John Hery.

Selanjutnya, Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menjelaskan bahwa Polije terus meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik.

“Kami membekali mahasiswa dengan kompetensi sesuai standar industri. Kami juga memperkuat laboratorium, teaching factory, dan kerja sama dengan dunia usaha serta dunia industri,” tegas Saiful Anwar.

Selain itu, Polije mengembangkan kurikulum bersama mitra industri. Kampus juga memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan. Dengan demikian, lulusan memiliki kompetensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri hijau.