JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) memperingati Dies Natalis ke-38 pada Kamis (29/10/2026). Tahun ini, Polije mengusung tema “Tangguh, Berdampak, dan Berkelanjutan”. Tema tersebut menegaskan komitmen kampus dalam mengembangkan prestasi, riset, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menjelaskan bahwa Polije terus memperluas kiprahnya di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Selain meningkatkan prestasi, Polije juga mendorong riset yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Tema Tangguh, Berdampak, dan Berkelanjutan mencerminkan komitmen Polije untuk terus berkembang, meningkatkan prestasi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Saiful.
Dorong Riset yang Berdampak
Menurut Saiful, perguruan tinggi perlu menghasilkan riset yang memberikan manfaat nyata. Karena itu, Polije terus mendorong sivitas akademika mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.
“Kami ingin setiap riset dan inovasi di Polije tidak berhenti pada pengembangan teknologi. Hasilnya juga perlu memberikan manfaat nyata dan menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.
Selain memperkuat riset, Polije juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kampus ini mengembangkan berbagai upaya konservasi lingkungan dan pengelolaan sampah melalui kolaborasi dengan mitra.
Olah Sampah untuk Dukung Keberlanjutan
Salah satu program tersebut mengolah sisa makanan dari rumah sakit menjadi maggot untuk pakan ternak. Dalam program ini, Polije berkolaborasi dengan PT Rolas, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Jatim.
Melalui pendekatan tersebut, mitra mengolah limbah organik menjadi produk yang bermanfaat. Dengan demikian, program ini mendorong pemanfaatan sumber daya sekaligus mendukung pengurangan sampah.
“Pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian kami dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berupaya mengembangkan solusi yang dapat mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat,” kata Saiful.
Lebih lanjut, Saiful menilai kolaborasi lintas sektor dapat memperluas penerapan inovasi perguruan tinggi. Oleh sebab itu, Polije terus membuka peluang kerja sama dengan industri dan berbagai mitra.
“Momentum Dies Natalis ke-38 ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, dan mengembangkan inovasi yang berkelanjutan. Kami berharap Polije semakin memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan,” tambah Saiful.
Melalui Dies Natalis ke-38, Polije menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan vokasi yang tangguh dan berdampak. Ke depan, Polije terus mendorong riset, kolaborasi, dan inovasi guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan.