JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengembangkan prototipe skuter listrik roda dua sebagai media pembelajaran di Jurusan Teknik. Inovasi ini membantu mahasiswa mempelajari performa kendaraan listrik melalui pengujian langsung.
Mahasiswa Program Studi Teknik Energi Terbarukan, Satria Maulana Geba, merancang prototipe tersebut dengan bimbingan Ir. Ahmad Fahriannur, S.T., M.T. Riset ini berfokus pada perancangan mekanik dan analisis performa skuter listrik.
Dalam perancangannya, Satria menggunakan baja AISI 1020 sebagai material rangka. Prototipe ini juga mengandalkan motor DC 24 V 14 A, baterai 24 V 12 Ah, serta rasio rantai 12T–36T. Sistem penggeraknya menggunakan roda berukuran 10 inci.
“Prototipe skuter listrik roda dua ini kami rancang sebagai media pembelajaran praktis sekaligus untuk menganalisis pengaruh variasi beban terhadap performa mekanik,” ujar Satria Maulana Geba.
Melalui pengujian, Satria menganalisis pengaruh beban pengendara terhadap arus listrik, daya, dan temperatur motor. Hasilnya menunjukkan rata-rata arus saat starting mencapai 65,74 A, sedangkan arus saat kendaraan berjalan sebesar 30,72 A.
“Pengujian beban pengendara juga menunjukkan kenaikan temperatur motor dari 30,1 derajat Celsius hingga mencapai 78,12 derajat Celsius dengan konsumsi energi antara 42,43 hingga 70,47 Wh/km,” tambah Satria.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi beban memengaruhi kebutuhan arus dan daya kendaraan. Selain itu, kenaikan temperatur motor menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam evaluasi performa skuter listrik.
Pengembangan prototipe ini memperkaya media pembelajaran berbasis praktik di Polije. Mahasiswa dapat mempelajari hubungan antara beban, konsumsi energi, dan kinerja sistem penggerak melalui pengujian langsung.
Melalui riset terapan ini, Polije mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang kendaraan listrik dan energi terbarukan. Pengujian lanjutan juga dapat membantu mengevaluasi kinerja prototipe untuk mendukung kegiatan pembelajaran.