JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengembangkan robot kapal pembersih sampah sungai berbasis panel surya dan ESP32 WROOM. Inovasi mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika ini bertujuan membantu mengangkat sampah terapung dari perairan sungai.
Proyek capstone project tahun 2026 ini mendapat bimbingan dosen Salsabila Liandra Putri, S.KM., M.K.K.K. Tim mahasiswa terdiri atas Achmad Bagus Budiyono, Syahroel Fatchurrozi, Bayu Wira Pradhana Kurniawan, dan M. Ilham Jaya Kusuma.
Robot kapal ini menggabungkan sistem kontrol ESP32 WROOM dengan panel surya sebagai sumber energi. Selain itu, konveyor membantu mengangkat sampah terapung ke bagian penampungan kapal secara otomatis.
“Robot kapal pembersih sampah sungai ini kami rancang memanfaatkan energi terbarukan panel surya agar operasi pembersihan dapat berlangsung lebih ramah lingkungan,” ujar Salsabila Liandra Putri.
Tim menguji alat tersebut di perairan Sungai Curah Malang. Pengujian ini menjadi bagian dari proses untuk melihat kinerja sistem kontrol dan mekanisme pengangkatan sampah.
“Pengujian di Sungai Curah Malang membantu kami mengevaluasi kinerja robot, terutama sistem konveyor dan kontrol ESP32 WROOM,” terangnya.
Penggunaan panel surya mendukung pemanfaatan energi terbarukan, sedangkan konveyor membantu proses pengambilan sampah. Dengan kombinasi tersebut, robot kapal berpotensi menjadi salah satu alternatif teknologi untuk mendukung kebersihan sungai.
“Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan agar membantu penanganan sampah di perairan dan mendukung pelestarian lingkungan,” jelasnya.
Melalui proyek ini, Polije mendorong mahasiswa mengembangkan teknologi tepat guna yang menjawab persoalan lingkungan. Ke depan, pengembangan dan pengujian lanjutan diperlukan untuk mengetahui kemampuan robot dalam menangani berbagai jenis dan volume sampah.