JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengembangkan mesin otomatis filling and capping berbasis Arduino Uno untuk membantu UMKM susu kedelai. Mesin ini mengotomatiskan proses pengisian cairan dan penutupan botol agar pelaku usaha dapat meningkatkan efisiensi pengemasan.
Inovasi ini lahir dari capstone project Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika. Tim mahasiswa yang mengerjakannya terdiri atas Muh. Yahya T.B., Irham Maulana H., Muh. Alif F., dan Zaini.
Selama ini, proses pengemasan manual dapat memperlambat produksi dan menyebabkan volume pengisian kurang konsisten. Karena itu, tim mengembangkan sistem otomatis yang membantu UMKM menjalankan proses pengemasan secara lebih terukur.
Untuk mendukung kinerjanya, tim menggabungkan Arduino Uno dengan motor servo, motor stepper, sensor proximity, relay, dan water pump. Setiap komponen mendukung sistem kendali mesin dalam menjalankan proses pengisian dan penutupan botol.
“Mesin filling dan capping berbasis Arduino Uno ini kami rancang khusus untuk membantu UMKM mengatasi kendala produksi manual yang lambat,” ujar Muh. Yahya T.B., salah satu anggota tim mahasiswa Polije.
Selanjutnya, tim menyusun desain mekanik dan diagram sistem kontrol sebelum merakit seluruh komponen. Tahapan ini membantu mereka mengintegrasikan bagian elektronik dan mekanik ke dalam satu sistem pengemasan.
“Proses ini diakhiri dengan perakitan menyeluruh sebagai solusi nyata atas permasalahan volume produk yang tidak konsisten di lapangan,” tambah Muh. Yahya T.B.
Melalui inovasi tersebut, Polije ingin membantu UMKM susu kedelai mempercepat pengemasan dan menjaga konsistensi volume produk. Selain itu, otomatisasi berpotensi mengurangi kontak langsung selama proses pengemasan sehingga mendukung kebersihan produk.
Pengembangan mesin ini sekaligus menunjukkan penerapan teknologi terapan dalam pendidikan vokasi. Dengan demikian, Polije mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan usaha dan mendukung pengembangan UMKM.