JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengembangkan portal digital untuk memperluas pemasaran produk UMKM Desa Panti, Kecamatan Panti, Jember. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen mengintegrasikan Sistem Informasi Geografis (SIG), penguatan branding, dan pemasaran digital.
Denny Wijanarko memimpin kegiatan ini bersama Hariyono Rakhmad, Annisa Lutfi Alwi, dan Descha Giatri Cahyaningrum. Mereka mengembangkan portal UMKMdesapanti.com agar pelaku usaha lokal menjangkau lebih banyak konsumen.
Portal ini menyediakan peta interaktif yang menunjukkan lokasi UMKM, mulai dari usaha kuliner hingga kerajinan. Fitur tersebut membantu pembeli menemukan lokasi usaha dengan lebih mudah.
“Inovasi portal digital ini kami hadirkan untuk mempermudah promosi sekaligus menghubungkan pelaku UMKM langsung dengan konsumen,” ujar Ketua Tim Pengabdi Polije, Denny Wijanarko.
Tim juga menghadirkan fitur Branding Kit Studio yang membantu warga membuat poster promosi lengkap dengan kode QR. Pelaku UMKM dapat merancang materi pemasaran tanpa bantuan desainer grafis.
“Sistem pemetaan digital ini sangat membantu warung kami agar makin mudah ditemukan pembeli lewat aplikasi,” ungkap perwakilan UMKM Desa Panti.
Selain itu, portal menyediakan akses WhatsApp agar konsumen dapat menghubungi pemilik usaha secara langsung. Pemerintah Desa Panti juga dapat memverifikasi data pendaftar untuk menjaga keakuratan informasi UMKM.
Melalui portal ini, Polije mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan daya saing. Pemetaan digital juga membantu pemerintah desa mengenali potensi ekonomi lokal.
Program yang didanai melalui PNBP Tahun Anggaran 2026 ini mendukung digitalisasi UMKM dan pengembangan konsep Smart Village. Polije berharap portal tersebut memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.