Berita

Polije Gelar Gerakan Green Education Sayuran Organik Anak Usia Dini


Polije Gelar Gerakan Green Education Sayuran Organik Anak Usia Dini

JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengenalkan budidaya sayuran organik kepada anak usia dini melalui program Green Education Teaching Factory (TeFa) Rumah Organik. Tim dosen menggelar kegiatan ini di Al Kautsar Education Center Jember untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan.

Maria Azizah memimpin kegiatan tersebut bersama Elly Daru Ika Wilujeng, Moch. Rosyadi Adnan, Nur Aini Alfiah, dan Dewi Fatmawaty Sabiku. Mereka merancang pembelajaran interaktif agar anak-anak mengenal pertanian melalui pengalaman langsung.

Tim pengabdi mengajak siswa mengenali berbagai benih sayuran, seperti kangkung, bayam merah, bayam hijau, dan sawi hijau. Peralatan berkebun khusus anak membantu mereka menyemai benih, menyiram, dan merawat tanaman secara mandiri.

“Kegiatan ini kami hadirkan guna mengenalkan dunia pertanian secara menyenangkan dan berbasis praktik langsung bagi anak-anak,” ujar Ketua Tim Pengabdi Polije, Maria Azizah.

Selain belajar menanam, siswa juga mengenal cara mengolah hasil panen menjadi kudapan sehat. Melalui kegiatan ini, tim membantu anak memahami proses penyediaan makanan sehat yang mereka konsumsi sehari-hari.

“Kegiatan berkebun ini sangat asyik dan membuat kami makin suka makan sayur segar,” ungkap salah satu siswa Al Kautsar Education Center.

Para peserta mengikuti praktik menyiapkan media semai, menyiram tanaman, dan memanen sayuran bersama tim dosen. Pengalaman tersebut mendorong siswa mengenal proses pertumbuhan tanaman sekaligus membiasakan konsumsi sayuran segar.

Program ini juga membuka peluang bagi Al Kautsar Education Center untuk mengembangkan edukasi lingkungan secara mandiri. Kegiatan berkebun dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan konsep pertanian organik sejak dini.

Melalui program tersebut, Polije mengajak anak-anak memahami pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber pangan secara bijak. Pembelajaran berbasis praktik juga membantu mereka membangun kebiasaan positif dalam merawat tanaman.

Program yang didanai melalui PNBP Tahun Anggaran 2026 ini memperkuat peran Polije dalam menyebarkan edukasi pertanian kepada masyarakat. Melalui gerakan Green Education, tim berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang peduli lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan.


Bagikan artikel ini
Berita lainnya