Berita

Polije Olah Sampah Organik dan Kelola Lahan Fasum BSU Catelya Jember


Polije Olah Sampah Organik dan Kelola Lahan Fasum BSU Catelya Jember

JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengajak warga Perumahan BSU Catelya Mastrip, Kabupaten Jember, mengolah sampah organik dan memanfaatkan lahan fasilitas umum. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tahun 2026 ini mendukung kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Rudi Wardana memimpin tim pengabdi bersama Setyo Andi Nugroho, Devina Cinantya A., dan Ika Widiastuti. Mereka mendampingi warga mengolah sampah dapur dengan larva maggot untuk mempercepat penguraian bahan organik.

Selain itu, tim Polije melatih warga mengolah kulit buah dan sisa sayuran menjadi cairan eco-enzyme. Warga mencampurkan molase dan air, lalu memfermentasikan bahan tersebut selama tiga bulan.

“Inovasi pengolahan sampah dan pemanfaatan lahan kosong ini memperkuat peran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Ketua Tim Pengabdi Polije, Rudi Wardana.

Rudi menjelaskan bahwa program ini membantu warga mengurangi sampah rumah tangga. Tim pengabdi juga mengajak pengurus RT membersihkan lahan fasilitas umum di dekat Balai RT yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.

“Pelatihan pembuatan kompos maggot dan eco-enzyme ini memberikan solusi nyata mengurangi beban sampah rumah tangga,” tambah Rudi.

Selanjutnya, tim pengabdi menyiapkan 10 bedengan untuk menanam tanaman hortikultura. Mereka menambahkan kompos organik untuk memperbaiki kualitas tanah yang berkerakal.

Warga turut mempraktikkan cara mencacah bahan organik, menyiapkan media tanam, dan menanam bibit sayuran. Melalui praktik tersebut, tim mengenalkan pertanian perkotaan yang memanfaatkan lahan terbatas.

Program ini mendorong warga memilah dan mengolah sampah organik dari rumah. Warga juga dapat memanfaatkan kebun hortikultura untuk memenuhi kebutuhan sayuran segar dan memperkuat kemandirian pangan keluarga.

Melalui kegiatan ini, Polije mengajak masyarakat terus mengolah sampah dan merawat kebun bersama. Kolaborasi kampus dan warga tersebut mendukung lingkungan perumahan yang bersih, hijau, dan produktif.


Bagikan artikel ini
Berita lainnya