Berita

Polije Sulap Lahan Tidur Jadi TPS3R dan Olah Bokashi di Desa Badean


Polije Sulap Lahan Tidur Jadi TPS3R dan Olah Bokashi di Desa Badean

JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengoptimalkan lahan tidak produktif di Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, Jember. Tim mengembangkan tempat pengolahan sampah terpadu atau TPS3R melalui program Desa Binaan. Kegiatan ini mencakup pemilahan sampah, pengolahan limbah organik, dan pengembangan bank sampah.

Tim pengabdi dipimpin Dr. Dewi Kurniawati bersama Oktanita Jaya Anggraeni, Datik Lestari, Andi Muhammad Ismail, dan Dian Rizky. Mereka mengajak warga mengelola sampah sekaligus memanfaatkan lahan untuk kegiatan produktif.

“Melalui program ini, kami ingin mendorong masyarakat memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi pusat pengelolaan sampah yang bermanfaat. Kami juga berharap pembuatan bokashi dan pengembangan bank sampah dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung pertanian ramah lingkungan,” ujar Ketua Tim Pengabdi Polije, Dr. Dewi Kurniawati.

Selanjutnya, tim melatih Kelompok Tani Muda membuat pupuk bokashi dari kotoran kambing. Peserta mempelajari pencampuran kotoran kambing, EM4, tetes tebu, sekam, dan kapur dolomit untuk menghasilkan pupuk organik.

Tim juga mengedukasi warga tentang pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari rumah. Selain itu, pengelola bank sampah belajar mencatat hasil penimbangan dan tabungan warga secara teratur.

“Inovasi pembuatan pupuk kompos dan edukasi pemilahan sampah ini sangat bermanfaat serta berdampak positif bagi warga kami,” ujar Kepala Dusun Krajan B, Rozaq.

Rozaq menilai pelatihan Polije meningkatkan keterampilan petani muda dalam memproduksi pupuk secara mandiri. Warga kini memiliki peluang mengolah limbah dan memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

“Pengolahan sampah terpadu dan pembuatan pupuk organik ini menjadi solusi efektif mencukupi kebutuhan pertanian ramah lingkungan,” tambah Rozaq.

Melalui bank sampah, warga berpeluang memperoleh penghasilan tambahan dari penjualan sampah anorganik. Sementara itu, pemilahan dan pengolahan sampah membantu warga menjaga lingkungan desa tetap bersih dan tertata.

Polije mendanai program Desa Binaan ini melalui PNBP tahun 2026. Melalui pengembangan TPS3R, produksi bokashi, dan bank sampah, Polije mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan sekaligus meningkatkan potensi ekonomi warga Desa Badean.


Bagikan artikel ini
Berita lainnya