SIDOARJO – Politeknik Negeri Jember (Polije) mendampingi UMKM UD Baqoroh Joyo di Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Melalui program pemberdayaan masyarakat pemula, tim membantu mitra memperkuat merek dan pemasaran produk olahan susu.
Tim pengabdi yang dipimpin Dhony Manggala Putra melibatkan Yulia Agustina, Taufik Rahman Humaidi, dan mahasiswa. Mereka merancang strategi rebranding untuk meningkatkan daya tarik produk susu dari peternakan lokal.
Tim memberikan pelatihan desain ulang kemasan, pembuatan konten visual, dan promosi melalui media sosial. Langkah ini membantu UMKM memperluas pemasaran yang sebelumnya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut.
“Program rebranding dan pemanfaatan media sosial ini terbukti memperluas jangkauan pasar sekaligus mendongkrak omzet UMKM,” ujar Ketua Tim Pengabdi Polije, Dhony Manggala Putra.
Selain pelatihan pemasaran, tim menyerahkan bantuan alat produksi dan bahan baku olahan susu. Dukungan tersebut membantu Agung Bachtiar selaku pemilik UD Baqoroh Joyo mengembangkan produk dan meningkatkan nilai tambah susu segar.
“Alhamdulillah penjualan meningkat pesat dan produk kami makin dikenal luas oleh masyarakat melalui media sosial,” ungkap Agung Bachtiar.
Agung menjelaskan, pengolahan dan pengemasan susu segar memberikan selisih keuntungan hingga Rp10.000 per liter. Dari kegiatan tersebut, usaha ini berpotensi meraih margin harian hingga Rp500.000.
Mahasiswa Polije juga membantu tim membuat dokumentasi produk untuk kebutuhan promosi digital. Sementara itu, desain kemasan baru memperkuat identitas merek dan membuat produk lebih menarik bagi konsumen.
Program yang memperoleh pendanaan BIMA Kemendiktisaintek tahun 2026 ini mendukung pengembangan usaha mitra. Melalui inovasi kemasan, konten kreatif, dan pemasaran digital, Polije mendorong UD Baqoroh Joyo memperluas pasar serta meningkatkan daya saing produk susu lokal.