Akademik
Berorientasi pada penguasaan dan pengembangan cabang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Akademik POLIJE
Pendidikan vokasi yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan praktik, dan penerapannya untuk menjawab kebutuhan dunia kerja.
Sistem pendidikan di Indonesia diselenggarakan melalui berbagai jenjang dan jalur untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi peserta didik.
Pada jenjang pendidikan tinggi, pendidikan vokasi hadir dengan orientasi pada penguasaan keahlian terapan dan relevansinya dengan dunia kerja.
Berorientasi pada penguasaan dan pengembangan cabang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Berorientasi pada penguasaan keahlian terapan untuk menyiapkan mahasiswa memasuki bidang pekerjaan tertentu.
Pendidikan setelah program sarjana untuk mempersiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus.
Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu.
Orientasinya menempatkan kompetensi, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta keterhubungan dengan kebutuhan dunia kerja sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.
Politeknik merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan/atau teknologi.
Sebagai perguruan tinggi vokasi, Politeknik Negeri Jember menerjemahkan prinsip pendidikan vokasi ke dalam sistem pembelajaran yang dirancang sesuai karakter dan bidang keilmuan yang dikembangkan POLIJE.
Sistem Pendidikan POLIJE
Pendidikan vokasi menghubungkan pemahaman konsep dengan keterampilan untuk menerapkannya.
Di POLIJE, mahasiswa mempelajari dasar keilmuan bidangnya sekaligus mengembangkan kemampuan melalui kegiatan praktik dan pengalaman belajar yang relevan dengan dunia kerja. Bentuk pembelajaran disesuaikan dengan karakter setiap program studi.
Membangun dasar pengetahuan dan cara berpikir sesuai bidang keilmuan yang dipelajari.
Mengasah keterampilan melalui latihan, praktik, dan penerapan metode serta teknologi.
Menggunakan pengetahuan dan keterampilan untuk mengerjakan proyek serta mencari solusi.
Pendidikan vokasi di POLIJE membangun proses belajar dari pemahaman, penerapan keterampilan, hingga kemampuan mengembangkan solusi sesuai bidang keilmuan.
Proses Pembelajaran
Mahasiswa mengembangkan pemahaman dan keterampilan melalui berbagai bentuk kegiatan belajar yang saling melengkapi, dari pemahaman konsep hingga penerapannya.
Mahasiswa mempelajari konsep, metode, dan dasar keilmuan sebagai bekal untuk memahami persoalan di bidang studinya. Diskusi dan kajian kasus membantu menghubungkan materi dengan situasi penerapannya.
Kegiatan praktik memberi ruang bagi mahasiswa untuk menggunakan peralatan, menerapkan prosedur, menguji hasil, dan memperbaiki proses sesuai karakter bidang studinya.
Pada kegiatan yang relevan, mahasiswa mengerjakan proyek atau persoalan terapan dengan memadukan pengetahuan, keterampilan teknis, kerja sama, dan evaluasi hasil.
Setiap program studi memiliki karakter pembelajaran yang berbeda. Bentuk dan porsi kegiatan pembelajaran mengikuti kurikulum serta kebutuhan masing-masing program studi.
Teaching Factory
Teaching Factory menghadirkan proses pembelajaran yang mendekatkan mahasiswa pada praktik, proses kerja, dan penyelesaian persoalan sesuai bidang keahliannya.
TEFA Ultra High Temperature (UHT)
Lingkungan Pembelajaran Terapan
Melalui Teaching Factory, pembelajaran diarahkan untuk mempertemukan pengetahuan dengan proses penerapannya dalam lingkungan yang mendekati kondisi kerja sesungguhnya.
Mahasiswa tidak hanya memahami bagaimana suatu proses dilakukan, tetapi juga belajar bekerja secara terstruktur, memperhatikan kualitas, berkolaborasi, serta mengevaluasi hasil.
Jelajahi Teaching Factory POLIJE →Pengetahuan diterapkan melalui aktivitas pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung sesuai bidang keahlian.
Mahasiswa belajar memahami alur kerja, penggunaan teknologi, standar proses, dan kualitas hasil.
Pengalaman belajar membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan teknis, kolaborasi, tanggung jawab, dan evaluasi.
Teaching Factory menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran vokasi POLIJE yang mendekatkan proses pendidikan dengan penerapan keahlian di dunia kerja.
Keterhubungan dengan Dunia Kerja
Pendidikan vokasi tidak berdiri terpisah dari dunia kerja. Pengalaman pembelajaran dapat dikembangkan melalui interaksi dengan praktisi, lingkungan kerja, serta persoalan nyata sesuai karakter bidang studi.
Perspektif profesional dapat memperkaya proses pembelajaran dengan pengalaman, praktik kerja, serta perkembangan yang terjadi pada bidang terkait.
Mahasiswa memperoleh kesempatan mengenal lingkungan profesional, budaya kerja, proses, serta tuntutan kompetensi sesuai bidang keilmuannya.
Pembelajaran dapat menggunakan kasus atau persoalan terapan untuk melatih mahasiswa mengembangkan solusi dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
Keterhubungan dengan dunia kerja menjadi bagian penting dari pendidikan vokasi. Bentuk pelaksanaannya disesuaikan dengan kurikulum, karakter keilmuan, dan kebutuhan masing-masing program studi.
Kurikulum & Kompetensi
Kurikulum menjadi kerangka yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman belajar, dan pengembangan sikap profesional sesuai karakter setiap bidang keilmuan.
Pendidikan vokasi tidak hanya membangun pemahaman, tetapi mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dalam bidang keahliannya.
Memahami konsep, metode, dan dasar keilmuan yang menjadi landasan untuk bekerja dan berkembang pada bidang yang dipelajari.
Mengembangkan kemampuan menggunakan metode, teknologi, peralatan, serta prosedur yang relevan dengan bidang keahlian.
Menggunakan pengetahuan dan keterampilan untuk memahami persoalan, mengevaluasi pilihan, serta mengembangkan solusi terapan.
Mengembangkan kemampuan menyampaikan gagasan, bekerja bersama, serta berinteraksi dalam proses akademik maupun profesional.
Menumbuhkan tanggung jawab, ketelitian, etika kerja, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan profesional.
Setiap program studi memiliki karakter dan kebutuhan kompetensi yang berbeda. Bentuk pembelajaran, kegiatan praktik, dan pengalaman yang diberikan disesuaikan dengan kurikulum serta bidang keilmuan masing-masing.
Jenjang Pendidikan
POLIJE menyelenggarakan pendidikan vokasi pada jenjang Diploma Tiga, Sarjana Terapan, hingga Magister Terapan dengan pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan keahlian dan penerapan ilmu pengetahuan.
Pendidikan vokasi yang membangun penguasaan keterampilan dan kemampuan terapan agar lulusan mampu menjalankan pekerjaan sesuai bidang keahliannya.
Pendidikan vokasi jenjang sarjana yang mengembangkan penguasaan keahlian terapan, kemampuan analisis, serta penerapan teknologi untuk menyelesaikan persoalan pada bidangnya.
Pendidikan pascasarjana vokasi yang memperdalam kemampuan menerapkan dan mengembangkan pengetahuan untuk menjawab persoalan kompleks dalam bidang profesional.
POLIJE juga menyediakan jalur Alih Program bagi lulusan Diploma Tiga yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Terapan melalui mekanisme yang berlaku.
Pelajari Alih Program →Jurusan & Program Studi
POLIJE mengembangkan pendidikan vokasi melalui sembilan jurusan dengan bidang keilmuan dan program studi yang beragam.
Temukan informasi lengkap mengenai jurusan dan program studi POLIJE.
Jelajahi Program Studi →
Pendidikan vokasi yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan, dan dunia kerja.
Politeknik Negeri Jember