Berita

Polije Kembangkan Alat Pirolisis Plastik untuk Energi Hijau


Polije Kembangkan Alat Pirolisis Plastik untuk Energi Hijau

JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) mengembangkan alat pirolisis plastik untuk mendukung energi hijau dan konservasi lingkungan. Teknologi ini mengubah limbah plastik menjadi cairan bahan bakar alternatif melalui proses pemanasan.

Jurusan Teknik Polije mengembangkan inovasi ini bersama PT Rola Semendika dan jaringan pondok pesantren mitra. Melalui kolaborasi tersebut, Polije mendorong pengelolaan limbah plastik secara lebih produktif.

Alat pirolisis ini menggunakan sistem double jacket yang terhubung dengan tabung reaktor dan saluran kondensasi. Selanjutnya, sistem tersebut mengolah uap hasil pemanasan plastik menjadi cairan bahan bakar sintetis.

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menegaskan bahwa inovasi perguruan tinggi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin inovasi yang dikembangkan tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Saiful.

Karena itu, Polije tidak hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga mendorong pendampingan teknis bagi mitra. Pendampingan ini membantu mitra memahami pengoperasian alat dan pengelolaan limbah secara tepat.

Saiful menambahkan bahwa kolaborasi menjadi bagian penting dalam memperluas pemanfaatan hasil riset kampus.

“Pengembangan teknologi harus berjalan beriringan dengan pendampingan agar mitra mampu memanfaatkan inovasi secara tepat dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain mendukung pengelolaan sampah plastik, inovasi ini menjadi bagian dari program riset Polije tahun 2026. Namun, pengelola tetap perlu memilah dan menangani sampah rumah sakit sesuai karakteristik serta ketentuan limbah yang berlaku.

Dengan demikian, Polije terus menghubungkan inovasi teknologi dengan kebutuhan masyarakat. Ke depan, pengembangan alat pirolisis diharapkan mendukung pengelolaan limbah dan pemanfaatan energi alternatif secara bertanggung jawab.


Bagikan artikel ini
Berita lainnya