
NGANJUK — Politeknik Negeri Jember (Polije) mendorong transformasi digital Posyandu di Desa Bagor Wetan, Kabupaten Nganjuk. Melalui PkM 2026, Polije mengembangkan Sistem Informasi Posyandu (SIP) berbasis website.
Program tersebut menggunakan skema Teaching Factory untuk menerapkan teknologi sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, SIP membantu kader dan bidan desa mengelola data Posyandu secara lebih sistematis.
Dalam pengembangan SIP, Polije menyesuaikan fitur dengan kebutuhan kader dan bidan desa. Karena itu, pengguna dapat mengelola data secara lebih efektif, cepat, dan akurat.
Selanjutnya, tim Polije menggelar sosialisasi program dan memperkenalkan sistem kepada para pengguna. Tim juga memberikan bimbingan teknis kepada kader serta bidan desa.
Kemudian, kader dan bidan desa mempraktikkan penggunaan SIP berbasis website. Melalui praktik tersebut, peserta mempelajari pencatatan dan pengelolaan data Posyandu secara digital.
Selain praktik, tim Polije mengevaluasi penggunaan SIP bersama para pengguna. Hasil evaluasi membantu tim memastikan sistem sesuai dengan kebutuhan pelayanan Posyandu desa.
Berikutnya, Polije menyerahkan aplikasi SIP kepada Pemerintah Desa Bagor Wetan. Pemerintah desa dapat memanfaatkan sistem tersebut untuk mendukung pengelolaan data Posyandu secara berkelanjutan.
Dengan demikian, program ini memperkuat kolaborasi Polije dengan pemerintah dan masyarakat Desa Bagor Wetan. Kolaborasi tersebut juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan tata kelola pelayanan masyarakat.
Lebih lanjut, penerapan SIP mendukung pengembangan konsep Smart Village di Desa Bagor Wetan. Teknologi tersebut membantu kader dan bidan desa menyediakan informasi Posyandu secara lebih terstruktur.
Pada akhirnya, Polije berharap SIP mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data Posyandu. Selain itu, inovasi tersebut dapat mendukung pelayanan masyarakat yang lebih efektif dan berkelanjutan.