
JEMBER — Politeknik Negeri Jember (Polije) menjalin kerja sama dengan Gerakan Peduli Perempuan Kabupaten Jember melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama. Kolaborasi ini menjadi langkah bersama untuk memperkuat pemberdayaan perempuan melalui pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP., M.P., bersama perwakilan Gerakan Peduli Perempuan Kabupaten Jember. Kerja sama ini diharapkan membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dan organisasi yang fokus pada pemberdayaan perempuan.
Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP., M.P., mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Polije tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam pendidikan, tetapi juga bagaimana keilmuan dan kompetensi yang ada dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, kami ingin bersama-sama mendorong pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri dan memiliki kapasitas yang kuat,” ujar Saiful Anwar.
Menurut Saiful, kolaborasi tersebut dapat menjadi ruang penerapan keilmuan dan kompetensi sivitas akademika. Polije dapat mendukung berbagai kegiatan melalui pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta pengembangan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Purwanto, menyampaikan bahwa sinergi dengan Polije penting untuk memperluas dampak program pemberdayaan perempuan di Kabupaten Jember.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan perempuan melalui kolaborasi. Kami berharap dukungan Polije dapat membantu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian perempuan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” kata Purwanto.
Purwanto menambahkan, keterlibatan perguruan tinggi dapat memberikan penguatan dari sisi pengetahuan dan pendampingan. Kolaborasi juga diharapkan menghasilkan program yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kerja sama Polije dan Gerakan Peduli Perempuan Kabupaten Jember selanjutnya dapat diarahkan pada berbagai kegiatan pemberdayaan. Program tersebut dapat mencakup peningkatan kapasitas, pengembangan keterampilan, pendampingan, serta kegiatan lain yang mendukung kemandirian perempuan.
Melalui kerja sama ini, Polije dan Gerakan Peduli Perempuan Kabupaten Jember berkomitmen membangun sinergi yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program yang berdampak.