Berita

Polije Buka Pelatihan Batch 2 SMK Go Global untuk CPMI


Polije Buka Pelatihan Batch 2 SMK Go Global untuk CPMI

JEMBER, jplusmedia.com — Politeknik Negeri Jember (Polije) membuka pelatihan batch kedua program SMK Go Global bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI), Jumat (9/10/2026). Kegiatan di Auditorium Vokasi Polije ini berfokus pada pelatihan plantation worker untuk perkebunan sawit dan barista.

Sebanyak 29 peserta mengikuti pelatihan untuk bekerja di perkebunan sawit Malaysia. Sementara itu, sekitar 15 peserta mendalami keterampilan barista untuk memenuhi peluang kerja di kawasan Timur Tengah.

Polije Siapkan Calon Pekerja Migran Terampil

Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menjelaskan bahwa KP2MI, BP3MI Jawa Timur, dan Dinas Tenaga Kerja Jember mendukung program ini. Polije berkontribusi melalui fasilitas, sarana-prasarana, dan kompetensi sumber daya manusia.

“Polije mendapat pengakuan atas fasilitas, sarana-prasarana, serta kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki,” ujar Saiful.

Ia juga mengapresiasi kepercayaan KP2MI yang menunjuk Polije untuk mendukung pelatihan calon pekerja migran Indonesia. Saiful berharap seluruh peserta mampu meraih kesuksesan selama bekerja di luar negeri.

“Terima kasih kepada KP2MI atas kepercayaan ini. Selamat kepada seluruh peserta, semoga sukses bekerja di luar negeri dan kembali ke Indonesia menjadi juragan,” katanya.

Disnaker Jember Targetkan 1.000 CPMI

Kepala Dinas Tenaga Kerja Jember, Muhammad Zamroni, S.H., M.Si., mengapresiasi kolaborasi Polije dalam pelatihan dan persiapan keberangkatan CPMI. Menurutnya, kerja sama tersebut membantu pemerintah daerah mempersiapkan warga yang ingin bekerja di luar negeri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polije yang telah bekerja sama dalam pelatihan hingga persiapan pemberangkatan calon pekerja migran ke luar negeri,” ujar Zamroni.

Ia menjelaskan bahwa Bupati Jember juga menjadikan program SMK Go Global sebagai salah satu prioritas daerah. Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan pemberangkatan 1.000 warga sebagai CPMI sepanjang 2026.

“Kami berharap target tersebut tercapai melalui edukasi, sosialisasi, dan pemetaan calon pekerja yang berminat bekerja di luar negeri,” katanya.

BP3MI Jawa Timur Perkuat Kompetensi CPMI

Kepala BP3MI Jawa Timur, Kombes Pol. Tyas Puji Rahadi, S.I.K., CPHR., turut mengapresiasi kolaborasi Polije dalam membuka pelatihan plantation worker dan barista. Ia menilai pelatihan tersebut membantu peserta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan pekerjaan di negara tujuan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Jember atas kolaborasi dalam pembukaan pelatihan plantation worker dan barista bagi calon pekerja migran Indonesia,” ungkap Tyas.

Menurutnya, peserta perlu menguasai pengetahuan dan keterampilan teknis sesuai bidang kerja. Pelatihan ini membantu mereka meningkatkan kesiapan sebelum memasuki dunia kerja internasional.

“Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan teknis sesuai bidang kerja agar mereka lebih siap bekerja di luar negeri,” jelasnya.

Tyas juga mendorong Polije, KP2MI, dan BP3MI Jawa Timur memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program pemerintah.

“Kami berharap kerja sama Polije dengan KP2MI dan BP3MI Jawa Timur semakin intensif, terutama dalam mendukung pelaksanaan program-program pemerintah,” tambahnya.

Dorong Peluang Kerja ke Luar Negeri

Melalui pelatihan batch kedua SMK Go Global, Polije mendukung peningkatan kompetensi calon pekerja migran sesuai kebutuhan industri. Kolaborasi lintas lembaga ini juga membantu memperluas akses warga Jember terhadap peluang kerja di luar negeri.

Program tersebut diharapkan mampu membekali peserta dengan keterampilan yang relevan. Dengan persiapan yang terarah, peserta dapat meningkatkan kesiapan untuk bekerja dan mengembangkan masa depan di negara tujuan.


Bagikan artikel ini
Berita lainnya