Industri
Kebutuhan teknologi dan produk dari mitra industri menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan hasil riset dan inovasi yang aplikatif.
POLIJE mendorong pengembangan teknologi dan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, serta memperkuat pemanfaatan hasil penelitian melalui hilirisasi.
Inovasi dan hilirisasi POLIJE diarahkan pada pengembangan teknologi dan produk inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri serta mendorong pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian.
Potensi hasil riset dan pengabdian dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan teknologi dan produk dari industri, UMKM, serta masyarakat.
Pengembangan inovasi diarahkan pada penciptaan teknologi dan produk yang dapat diterapkan serta memiliki potensi untuk dikembangkan melalui hilirisasi.
Hilirisasi diperkuat melalui keterlibatan mitra dan pengguna untuk mendorong pemanfaatan hasil inovasi oleh masyarakat maupun dunia industri.
Pengembangan produk inovatif POLIJE memperhatikan kebutuhan teknologi dan produk dari mitra serta masyarakat agar hasil penelitian dan pengabdian semakin relevan untuk diterapkan.
Kebutuhan teknologi dan produk dari mitra industri menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan hasil riset dan inovasi yang aplikatif.
Kebutuhan pelaku UMKM menjadi bagian dalam pengembangan teknologi dan produk yang relevan serta berpotensi untuk dimanfaatkan dan dikembangkan lebih lanjut.
Permasalahan dan kebutuhan masyarakat menjadi konteks penting dalam pengembangan inovasi agar hasil penelitian dan pengabdian dapat memberikan manfaat nyata.
Pemetaan kebutuhan menjadi dasar untuk mengarahkan pengembangan produk yang aplikatif dan berpotensi untuk dihilirisasi.
Pengembangan inovasi diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendukung penelitian, pengabdian, serta pemanfaatan hasil inovasi secara lebih luas.
POLIJE mendorong penelitian dan pengabdian berbasis kemitraan serta memperkuat keterlibatan mitra industri dan pengguna dalam proses hilirisasi produk hasil riset dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Kolaborasi dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi serta produk inovatif.
Kemitraan dalam penelitian dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan serta pengembangan daerah.
Penguatan kolaborasi penelitian dan pengembangan inovasi bersama perguruan tinggi mitra.
Kolaborasi untuk memperkuat pengembangan penelitian, teknologi, dan inovasi.
Peran mitra dan pengguna diperkuat dalam hilirisasi, mulai dari uji coba, produksi skala kecil, hingga komersialisasi.
Hilirisasi mendorong hasil penelitian dan pengabdian untuk dikembangkan lebih lanjut bersama mitra dan pengguna, sehingga inovasi dapat menuju penerapan dan pemanfaatan yang lebih luas.
Mitra dan pengguna dilibatkan dalam pengembangan hasil inovasi melalui uji coba sebagai bagian dari proses hilirisasi produk hasil riset dan pengabdian.
Produk yang dikembangkan dapat melibatkan mitra dalam produksi skala kecil sebagai bagian dari penguatan hilirisasi dan pemanfaatan hasil inovasi.
Hilirisasi juga diarahkan pada komersialisasi produk dengan memperkuat keterlibatan mitra industri dan pengguna dalam pemanfaatan hasil inovasi.
Menjembatani pemanfaatan teknologi hasil inovasi bersama mitra dan pengguna.
Membuka ruang kerja sama produksi dalam pengembangan dan pemanfaatan produk inovatif.
Mendorong pemanfaatan hasil inovasi melalui model bisnis yang disepakati bersama mitra.
Produk hasil penelitian dan pengabdian yang potensial diperkuat melalui ekosistem inovasi yang mendukung pengembangan, pemanfaatan, dan hilirisasi produk.
Produk hasil penelitian dan pengabdian yang potensial dapat dibina melalui unit inkubator bisnis untuk mendukung pengembangan menuju pemanfaatan yang lebih luas.
Pusat unggulan teknologi menjadi bagian dari penguatan ekosistem inovasi dalam pembinaan produk potensial hasil penelitian dan pengabdian.
Validasi Pasar
Pengemasan Produk
Perizinan
Pemasaran Digital
Pengembangan ekosistem inovasi terhubung dengan program pembelajaran dan Teaching Factory, sehingga mahasiswa, dosen, dan mitra dapat terlibat dalam pengembangan produk inovatif.
Penguatan hilirisasi didukung melalui penyelarasan kegiatan, keterlibatan mitra pengguna, serta pengelolaan yang mendukung keberlanjutan pemanfaatan hasil inovasi.
Kegiatan penelitian dan pengabdian diarahkan agar memiliki dampak nyata dan potensi hilirisasi, dengan mendorong keterlibatan mitra pengguna sejak pengembangan kegiatan.
Pengembangan hasil inovasi memperhatikan keberlanjutan produk setelah kegiatan berakhir, termasuk melalui keterlibatan mitra dan pengguna.
Pengelolaan penelitian, pengabdian, dan hilirisasi diperkuat melalui sistem digital yang mendukung proses pengajuan, penilaian, pelaporan luaran, hingga hilirisasi produk.
Mengembangkan inovasi yang relevan, kolaboratif, dan mampu bergerak menuju pemanfaatan nyata.