BANYUWANGI – Dosen Politeknik Negeri Jember (Polije) mengolah limbah kelapa menjadi biomassa pellet dan cocopeat di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Melalui program pengabdian masyarakat ini, Polije membantu Kelompok Tani Kelapa Lestari mengembangkan usaha berbasis limbah pertanian.
Ketua tim pengabdi, Dimas Triardianto, memimpin program yang memanfaatkan serabut dan batok kelapa. Untuk meningkatkan nilai jual limbah, tim menerapkan teknologi tepat guna dalam proses produksi.
Sebagai langkah awal, tim menyediakan mesin pengurai (chopper), mesin penghalus, dan mesin ekstruder bertenaga diesel 12 HP. Dengan peralatan tersebut, petani dapat mengolah limbah kelapa menjadi produk bernilai ekonomi.
“Inovasi ini mengubah limbah kelapa yang tadinya tak terpakai menjadi produk bernilai jual tinggi,” ujar Dimas.
Selain menyediakan mesin, tim melatih petani mengoperasikan peralatan secara mandiri. Tim juga mendampingi mereka menyusun model bisnis dan membangun toko online untuk memperluas pemasaran.
Anggota tim pengabdi Polije, Amellia Dwi Rizkiyana, menilai pelatihan tersebut membantu kelompok meningkatkan kemampuan produksi. Karena itu, petani memiliki bekal untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
“Bantuan mesin dan pelatihan ini memungkinkan kelompok tani mengoperasikan teknologi tepat guna secara mandiri,” ungkap Amellia.
Di sisi lain, pengolahan limbah kelapa membantu mengurangi penumpukan sampah organik di lingkungan desa. Selain menjaga kebersihan, diversifikasi produk juga membuka peluang usaha baru bagi anggota kelompok tani.
Perwakilan Kelompok Tani Kelapa Lestari turut mengapresiasi dukungan Polije. Menurutnya, bantuan peralatan dan pendampingan memberikan dukungan bagi pengembangan usaha kelompok.
“Terima kasih kepada tim pengabdi Polije yang telah memberikan bantuan alat dan pendampingan,” tuturnya.
Dengan demikian, Polije mendorong petani Karangsari memanfaatkan limbah kelapa sebagai sumber pendapatan baru. Melalui teknologi tepat guna dan pemasaran digital, kelompok tani diharapkan mampu memperluas pasar sekaligus mengembangkan usaha yang ramah lingkungan.