JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) menutup Pelatihan SMK Go Global Bidang Plantation Worker Sawit Batch 1 bersama BP3MI Jawa Timur. Program ini membekali calon pekerja migran Indonesia dengan keterampilan teknis untuk bekerja di luar negeri.
Perwakilan BP3MI Jawa Timur, Raden Bagus Marseto, S.Psi., mengapresiasi dukungan Polije selama pelatihan. Ia berharap peserta menguasai keterampilan sesuai kebutuhan industri kelapa sawit.
“Kami mengapresiasi dukungan Polije dalam pelatihan ini. Kami berharap peserta memperoleh bekal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Marseto.
Ia juga menilai fasilitas praktik, asrama, dan sarana pembelajaran membantu peserta mengikuti pelatihan secara optimal.
“Dukungan fasilitas dan pendampingan dari tim Polije sangat berarti bagi peserta. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk menyiapkan calon pekerja migran yang kompeten,” tambahnya.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Sistem Informasi Polije, Wahyu Kurnia Dewanto, S.Kom., M.T., turut mengapresiasi kolaborasi dengan BP3MI Jawa Timur. Ia berharap kerja sama ini terus mendukung penyiapan tenaga kerja terampil.
“Calon pekerja migran tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis. Mereka juga perlu membangun kepercayaan diri, karakter, dan rasa cinta tanah air agar mampu beradaptasi di lingkungan kerja,” jelas Wahyu.
Menurutnya, pengalaman kerja di luar negeri dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas wawasan peserta. Mereka juga berpeluang membawa pulang pengetahuan dan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah asal.
“Pengalaman bekerja di luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kompetensi peserta. Ketika kembali ke Indonesia, mereka bisa menerapkan pengetahuan dan teknologi yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi daerahnya,” ungkapnya.
Wahyu juga menekankan pentingnya kepastian penempatan kerja setelah pelatihan. Karena itu, Polije dan BP3MI perlu memperkuat koordinasi dengan perusahaan agar kompetensi peserta sesuai kebutuhan industri.
Melalui program ini, Polije dan BP3MI Jawa Timur berupaya menyiapkan calon pekerja migran yang terampil dan siap bersaing di pasar kerja internasional.