
BONDOWOSO — Jurusan Teknologi Pertanian (JTP) Politeknik Negeri Jember (Polije) membantu Zel’s Kitchen meningkatkan efisiensi produksi. Program tersebut menggunakan teknologi tepat guna melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Tim dosen JTP menjalankan pendampingan pada 28 Agustus 2026 di Zel’s Kitchen, Kelurahan Kademangan, Bondowoso. Program tersebut mengusung tema penguatan daya saing melalui efisiensi produksi dan diversifikasi produk.
Proses produksi Zel’s Kitchen sebelumnya masih mengandalkan pekerjaan manual. Kondisi tersebut dapat memicu pemborosan bahan baku, antrean produksi, dan kerusakan peralatan.
“Teknologi tepat guna dan penataan alur kerja dapat mempercepat produksi serta menjaga konsistensi kualitas,” ujar Putu Tessa. Ia merupakan salah satu anggota tim dosen pelaksana program.
Tim menerapkan mesin dan peralatan semiotomatis sesuai skala usaha Zel’s Kitchen. Tim juga menata alur produksi menggunakan konsep one-way flow untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.
Penataan tersebut memangkas waktu siklus produksi hingga 35 persen. Tim juga menerapkan preventive maintenance untuk menjaga kondisi peralatan secara berkala.
Sistem perawatan mencakup pembersihan, pelumasan, pemantauan mesin, dan penggantian suku cadang. Penerapan sistem tersebut membantu menekan downtime mesin hingga 85 persen.
Polije turut mendampingi pengembangan varian rasa dan perbaikan kemasan produk. Tim mendorong penggunaan kemasan food grade serta pemenuhan ketentuan perizinan.
Program juga menghasilkan rencana penerapan FIFO (First-In, First-Out) dalam pengelolaan bahan baku. Mitra juga menyiapkan lembar kontrol peralatan, uji organoleptik, dan penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP).
Melalui pendampingan tersebut, Polije mendorong Zel’s Kitchen meningkatkan efisiensi dan daya saing produk. Pendekatan teknologi tepat guna juga membuka peluang pengembangan UMKM secara berkelanjutan.