
JEMBER — Politeknik Negeri Jember (Polije) memperkuat kesiapan kerja mahasiswa melalui pelatihan kompetensi dan komunikasi profesional dalam program Empower-U Incubation. Kegiatan ini membekali mahasiswa dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, dan pengelolaan diri.
Rifqi Dwi Anggraeni, S.Sos., M.M., memandu pelatihan dengan materi komunikasi profesional dan kebiasaan kerja. Mahasiswa mempelajari cara menyampaikan pesan secara jelas, ringkas, relevan, dan sesuai kebutuhan audiens.
Trainer memperkenalkan empat tahapan komunikasi, yaitu membuka konteks, menyampaikan inti pesan, mengelompokkan informasi, dan menentukan tindak lanjut. Mahasiswa juga berlatih strategi One Message, Four Audiences untuk menyesuaikan komunikasi dengan atasan, rekan kerja, pihak eksternal, dan klien.
Materi lain mencakup proactive listening dan komunikasi nonverbal. Mahasiswa melatih kemampuan bertanya, memberikan respons, mengatur intonasi, menjaga kontak mata, serta menggunakan postur tubuh yang tepat.
Pelatihan berlangsung interaktif melalui 60-Second Workplace Challenge. Mahasiswa berperan sebagai peserta magang yang harus melaporkan perkembangan pekerjaan, menjelaskan kendala, dan menawarkan langkah berikutnya dalam waktu singkat.
Trainer juga mengajarkan teknik pemberian umpan balik melalui tahapan Observe, Impact, Suggest, dan Encourage. Teknik ini membantu mahasiswa menyampaikan evaluasi secara spesifik, sopan, dan berorientasi pada perbaikan.
Mahasiswa mempraktikkan teknik grounding, pengaturan pernapasan, dan pengendalian tempo untuk mengurangi kegugupan saat berbicara. Mereka juga mendapat tugas membuat perkenalan profesional berdurasi 30 hingga 60 detik.
Melalui Empower-U Incubation, Polije terus mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Kemampuan komunikasi profesional menjadi bekal penting untuk membantu mahasiswa beradaptasi dan berkontribusi di dunia kerja.