Polije Gelar Edukasi Digitalisasi Kesehatan Guna Dukung Capaian Kampus UHC

JEMBER — Politeknik Negeri Jember menggelar program pengabdian masyarakat guna mendorong optimalisasi layanan kesehatan digital. Kegiatan skema Teaching Factory ini berfokus pada pemanfaatan aplikasi Mobile JKN serta layanan telemedicine Klinik Pratama Polije.

Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Polije Dr. Yossi Wibisono membuka secara resmi kegiatan yang berlangsung pada pertengahan September 2026 tersebut. Program ini berjalan atas kerja sama strategis bersama Bank Syariah Indonesia serta dukungan pendanaan PNBP Polije.

Yossi menekankan bahwa keberadaan Polije harus memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat. Pihaknya mendorong penguatan kolaborasi lintas unit serta mitra eksternal agar program memberikan dampak berkelanjutan.

“Sinergi tersebut dinilai penting agar program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat yang lebih besar,” ujar Dr. Yossi Wibisono, S.TP., M.P., Wakil Direktur II Polije.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian Polije Dr. dr. Rinda Nurul Karimah menjelaskan posisi strategis Klinik Pratama Polije. Tim mengarahkan pelayanan medis agar semakin cepat, responsif, serta mudah bagi seluruh pengguna.

“Pelayanan Klinik Pratama terus diarahkan agar semakin cepat, mudah diakses, responsif, dan memberikan pengalaman baik,” ujar Dr. dr. Rinda Nurul Karimah, M.Kes., Ketua Tim PkM Polije.

Rinda menambahkan bahwa tim memberikan pendampingan praktik langsung mengenai penggunaan berbagai fitur Mobile JKN hingga telemedicine. Selain edukasi digital, tim medis menggelar pemeriksaan kesehatan dasar guna mendorong deteksi dini penyakit tidak menular.

“Pendekatan praktik langsung menjadi penting karena transformasi digital kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan aplikasi,” tutup Rinda.