
JEMBER – Tim akademisi Politeknik Negeri Jember menginisiasi pengembangan potensi aliran sungai di Desa Suci Kecamatan Panti. Tim dosen memprakarsai perencanaan kawasan pariwisata berkelanjutan guna membuka peluang bisnis destinasi water tubing lokal.
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini berjalan di bawah pimpinan Firda Diartika bersama tim dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata. Kegiatan ini mendapatkan pendanaan penuh dari PNBP Polije Tahun 2026 skema Desa Binaan.
Tim Polije menyusun masterplan komprehensif yang mencakup zonasi kawasan, pengelolaan lingkungan, hingga pemetaan roadmap aksi jangka panjang. Dokumen panduan ini menjadi acuan terukur bagi pemerintah desa dalam mengelola wisata secara aman.
Selain itu, akademisi menggelar sosialisasi Sadar Wisata dan Sapta Pesona bagi pengelola lokal serta kelompok masyarakat setempat. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas tata kelola destinasi berbasis komunitas secara mandiri dan profesional.
“Kami menyusun dokumen masterplan agar pengembangan kawasan wisata memiliki arah yang jelas dan terukur,” ujar Firda Diartika, Ketua Tim PkM Polije.
Selanjutnya, tim memberikan pelatihan Bahasa Inggris dasar bagi pemandu wisata pada akhir September di Kantor Desa Suci. Langkah ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri pemandu lokal saat melayani kunjungan wisatawan mancanegara.
Program ini juga melibatkan aktif para mahasiswa Prodi Destinasi Pariwisata serta Bahasa Inggris Polije di lapangan. Keterlibatan mahasiswa mempertegas sinergi kolaboratif perguruan tinggi dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Penguatan kompetensi komunikasi ini siap membuka peluang lebih luas dalam menyambut wisatawan dunia,” tutup Firda.