
JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) memperkuat pendidikan terapan melalui kolaborasi dengan Swisscontact. Kolaborasi ini berlangsung melalui proyek Skills for Competitiveness (S4C) dengan dukungan SECO.
Program ini mendorong Polije menyelaraskan pendidikan terapan dengan kebutuhan industri. Selain itu, Polije memperkuat kapasitas institusi agar program dapat terus berjalan secara mandiri.
Head of Economic Cooperation and Development SECO, Violette Ruppanner, menilai program tersebut memberi manfaat bagi kedua pihak. Ia berharap kolaborasi ini menghasilkan proyek yang bernilai dan berkelanjutan.
“Dukungan SECO memiliki nilai dan manfaat bagi kedua pihak. Melalui proyek yang dijalankan, kami ingin memastikan kerja sama ini menghasilkan proyek yang bernilai,” ujar Violette.
Wakil Direktur Bidang Kerja Sama dan Kehumasan Polije, Agung Wahyono, S.P., M.Si., Ph.D., mengatakan SECO dan S4C turut mendukung pengembangan staf dan kurikulum.
“Hadirnya SECO dan S4C memberikan dukungan untuk pengembangan staf dan proyek. Program ini juga mendukung pengembangan kurikulum agar sejalan dengan kebutuhan industri,” ujar Agung.
Program ini mencakup penguatan tata kelola, pengembangan Teaching Factory (TEFA), serta peningkatan kapasitas pembimbing industri dan PIC magang. Polije juga memperkuat perangkat pembelajaran seperti digital logbook, materi pelatihan, lembar kerja mahasiswa, dan modul Problem-Based Learning (PBL).
Selanjutnya, Polije memperluas model magang terstruktur ke berbagai program studi. Polije juga mengembangkan pengelolaan sampah kampus melalui penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah.
Kolaborasi Polije dan Swisscontact mendorong institusi mengelola program secara mandiri setelah dukungan proyek berakhir. Upaya ini memperkuat kapasitas Polije dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.