[pll_switcher dropdown="1" show_flags="1" show_names="1"]

Polije Latih Guru MA Jember Kembangkan Media Pembelajaran Digital

JEMBER – Politeknik Negeri Jember (Polije) melatih sekitar 25 guru Madrasah Aliyah (MA) di Jember membuat media pembelajaran digital. Pelatihan ini juga membuka wawasan guru untuk mengembangkan produk digital bernilai ekonomi.

Kegiatan berlangsung di Hotel 91 Jember pada Rabu, 22 Juli 2026. Para peserta berasal dari Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 2 Jember melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Guru Berkah Melimpah.

Ketua tim pengabdian sekaligus dosen Polije, Lely Dian Utami, mengatakan perkembangan teknologi membuka peluang bagi guru menjadi kreator konten edukasi. Menurutnya, guru dapat mengembangkan media digital sesuai bidang keahlian masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan agar guru mampu menghasilkan media pembelajaran yang bermanfaat bagi peserta didik sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk digital bernilai ekonomi,” ujarnya.

Selama lokakarya, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan pembuatan media pembelajaran menggunakan berbagai perangkat dan aplikasi digital. Pendekatan praktik membantu guru menghasilkan produk yang dapat mereka gunakan dalam pembelajaran di madrasah.

Lely juga memperkenalkan peluang pemanfaatan dan distribusi produk digital melalui berbagai platform. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Program Studi Produksi Media Polije turut mendampingi guru selama proses praktik.

“Para peserta juga diperkenalkan pada berbagai peluang pemanfaatan dan distribusi produk digital melalui platform digital. Keterlibatan mahasiswa Program Studi Produksi Media Polije turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut,” katanya.

Kolaborasi dosen, mahasiswa, dan guru mendorong proses pembelajaran yang lebih interaktif dan aplikatif. Sementara itu, KKMA 2 Jember dapat membantu menyebarluaskan keterampilan tersebut kepada guru MA lainnya di Kabupaten Jember.

Melalui kegiatan ini, Polije mendorong guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menciptakan media pembelajaran yang relevan bagi generasi digital. Program tersebut juga membuka peluang lahirnya produk edukasi digital yang dapat digunakan lebih luas.