Ubee Puff Hadir Sebagai Inovasi Camilan Ubi Ungu Kekinian

Produk camilan baru berbahan dasar lokal kembali dikenalkan mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui Ubee Puff, sajian sus basah isi vla ubi dengan cita rasa unik dan warna menarik.

Produk ini dikembangkan oleh tim mahasiswa yang diketuai Diaz Elnanda Anugrah Terinda dengan anggota Djilham Nurrizal, Hela Nora Dewi Sandika, Olivia Rike Julias Pratiwi, Khiara Kasih Halena, Dhefarina Nikenya Ayu, dan Livia Atina Sepdiana Zaini.

Ketua tim, Diaz Elnanda Anugrah Terinda, menjelaskan bahwa kelompoknya memilih ubi jalar ungu sebagai bahan utama karena alasan ketersediaan dan karakteristiknya.

“Dari pembagian sub hortikultura dan pangan, kelompok kami mendapat tema umbi-umbian. Kami memilih ubi jalar ungu karena mudah didapatkan dan memiliki warna yang menarik,” ungkap Diaz.

Ubee Puff diolah menjadi sus basah berisi vla ubi ungu yang lembut, manis alami, dan ramah konsumsi untuk berbagai kalangan. Produk ini dijual dengan harga ekonomis, yaitu Rp4.000 per buah, sehingga mudah dijangkau oleh mahasiswa maupun masyarakat umum.

Saat ini, pemasaran Ubee Puff berfokus di area kampus Polije dan wilayah sekitarnya. Respons konsumen dinilai cukup positif karena produk ini memberi alternatif camilan yang berbeda dari biasanya namun tetap memanfaatkan bahan pangan lokal.

Diaz berharap Ubee Puff dapat berkembang menjadi produk yang lebih dikenal masyarakat.

“Harapan kami, Ubee Puff bisa terus berkelanjutan dan menjadi camilan olahan ubi ungu yang digemari banyak orang,” tambahnya.

Dengan mengusung konsep olahan lokal yang modern, Ubee Puff diharapkan mampu memperkaya inovasi kuliner sekaligus meningkatkan nilai tambah ubi jalar ungu sebagai komoditas daerah.