
Politeknik Negeri Jember (Polije) menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian SDG’s nasional, khususnya Goals 2 (Zero Hunger) dan Goals 12 (Produksi Berkelanjutan), melalui program Teaching Factory (Tefa) Milk.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menjelaskan bahwa Tefa Milk sejalan dengan fokus Polije di bidang Agrotechnotropika dan memperkuat ketahanan pangan.
“Bangsa Indonesia tidak akan pernah bergeser sebagai bangsa agraris. Karena itu, Polije berkomitmen memperkuat ketahanan pangan dari hulu hingga hilir,” ujar Saiful Anwar.
Tefa Milk berfungsi sebagai unit pembelajaran berbasis industri, melibatkan mahasiswa dalam produksi skala besar (mencapai 10.000 botol) serta riset produk susu pasteurisasi hingga UHT. Polije juga menjalin kolaborasi dengan PT Greenfields dan Mitra Tani 27.
Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si., Tim Teknis Tefa Milk, menyebut bahwa inovasi ini bertujuan menyediakan produk pangan hewani berkualitas.
“Keberadaan Tefa Milk diharapkan dapat menyediakan produk pangan hewani yang berkualitas dan terstandar, sehingga dapat berkontribusi dalam peningkatan konsumsi masyarakat yang sehat dan menghasilkan generasi yang cerdas,” ucap Rizki Amalia Nurfitriani.
Tefa Milk menjadi bukti implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan kemandirian pangan.