SIAPKAN LULUSAN KOMPETEN, POLIJE GELAR UJI KOMPETENSI FASILITATOR PENGAWAS MUTU PAKAN

Politeknik Negeri Jember (Polije) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi berbasis skema profesi, termasuk Skema Okupasi Fasilitator Pengawas Mutu Pakan untuk mahasiswa Program Studi Produksi Ternak.

Dalam pelaksanaannya, uji kompetensi ini dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Teknologi Pakan Polije dan berada di bawah pengelolaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Polije. Skema ini terdiri dari 12 unit kompetensi yang mencakup dua bidang utama, yakni pemeriksaan kualitas bahan pakan dan pakan secara fisik serta pengawasan proses pembuatan, pengemasan, dan penyimpanannya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran berbasis kompetensi yang diusung POLIJE, yang menekankan penguasaan hardskill dan softskill secara seimbang. Mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi ini tidak hanya dievaluasi dari segi pengetahuan, tetapi juga keterampilan teknis yang relevan dengan dunia kerja.

Koordinator Program Studi Produksi Ternak, Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si., yang juga bertugas sebagai asesor, menegaskan pentingnya tahapan ini dalam proses pendidikan.

“Adanya tahapan Uji Kompetensi yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa tidak hanya sebagai evaluasi pengetahuan dan keterampilan mahasiswa semasa kuliah, tetapi juga menjadi nilai tambah mahasiswa tersebut untuk menjadi lulusan yang siap kerja dan kompeten di bidang Fasilitator Pengawas Mutu Pakan,” jelas Rizki.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa lulusan dari program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan bahan pakan lokal yang potensial, sejalan dengan upaya mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya dalam sektor peternakan.

Dengan pelaksanaan uji kompetensi ini, Polije menegaskan peran strategisnya dalam mendidik tenaga kerja profesional yang siap menghadapi tantangan industri. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan riil di lapangan, sehingga lulusan Polije dapat langsung terserap di dunia kerja atau menjadi inovator di bidangnya masing-masing. (hnf)