Refleksi dan Umpan Balik pada Sesi Produksi Susu Pasteurisasi

Sesi penutup pada hari kedua lokakarya di Politeknik Negeri Jember (Polije) difokuskan pada refleksi dan umpan balik, merangkum kegiatan problem-based learning (PBL) tentang produksi susu pasteurisasi pada pagi hari serta penyusunan Standard Operating Procedures (SOP) pada siang hari. Dengan format diskusi terbuka, peserta berkesempatan berbagi pengalaman, tantangan, dan pembelajaran utama secara kolektif.

Para dosen Polije menyampaikan apresiasi atas tingginya keterlibatan peserta, menekankan bahwa semangat kolaborasi mencerminkan praktik nyata di industri yang menuntut kerja sama, disiplin, dan penerapan pengetahuan secara praktis.

“Melalui sesi refleksi ini, kami melihat peserta tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga semakin percaya diri dalam menerapkan prosedur yang sesuai standar. Hal ini penting untuk memastikan kualitas pembelajaran dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja,” ujar Rizki Amalia Nurfitriani, S.Pt., M.Si., dosen Polije.

Konsultan dari Skills for Competitiveness (S4C) menegaskan bahwa refleksi merupakan bagian penting dari siklus pembelajaran. Umpan balik yang terkumpul akan menjadi dasar untuk penyempurnaan lokakarya berikutnya sekaligus memastikan materi tetap relevan dengan standar internasional.

Peserta juga menyatakan lebih percaya diri dalam menerapkan SOP di lingkungan masing-masing, baik di ranah pendidikan maupun industri. Mereka menilai kombinasi antara praktik langsung dan kerangka teoritis memberikan pengalaman belajar yang seimbang dan menyeluruh.

Sesi refleksi ini juga dianggap memperkuat budaya berpikir kritis di lingkungan akademik Polije. Dengan memberi ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan pandangan, institusi mendorong atmosfer keterbukaan, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Polije untuk mengintegrasikan ketelitian akademis dengan relevansi industri, sekaligus mempersiapkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga adaptif, komunikatif, dan siap bersaing secara global.