POLITEKNIK NEGERI JEMBER GELAR SELEKSI MANDIRI KONSORSIUM POLITEKNIK NEGERI (SM-KPN) DIIKUTI RATUSAN PESERTA

Politeknik Negeri Jember (Polije) menyelenggarakan Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN) sebagai bagian dari penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Sebanyak 260 calon mahasiswa mengikuti ujian berbasis CBT (Computer Based Test) yang berlangsung tertib di kampus utama Polije, Sabtu (21/06).

SM-KPN merupakan jalur seleksi mandiri yang digelar secara serentak oleh Politeknik Negeri se-Indonesia, memberikan kesempatan bagi peserta untuk memilih program studi tidak hanya di Polije, tetapi juga di politeknik negeri lainnya yang tergabung dalam konsorsium.

Pelaksanaan ujian kali ini tidak hanya terpusat di kampus utama Polije, tetapi juga dilakukan secara serentak di beberapa lokasi lain yang menjadi mitra Polije, yakni di Bondowoso, Nganjuk, Sidoarjo, Ngawi, dan bahkan hingga Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.

Surateno, S.Kom., M.Kom., selaku Wakil Direktur Bidang Akademik Polije, menyampaikan bahwa jalur mandiri yang dibuka oleh Polije terdiri dari dua skema, yaitu skema prestasi atau minat dan kemampuan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, dan SM-KPN yang digelar hari ini.

“SM-KPN ini menjadi salah satu jalur strategis dalam menjaring calon mahasiswa unggul dari berbagai daerah. Kami pastikan seluruh proses seleksi berjalan lancar dan sesuai dengan prinsip asesmen yang baik. Soal-soal yang digunakan pun sudah divalidasi secara ketat oleh tim konsorsium nasional, sehingga kualitas hasil seleksi dapat kami pertanggungjawabkan secara akademik,” ungkap Surateno saat ditemui di sela-sela pelaksanaan ujian.

Dirinya menambahkan, Polije terus berkomitmen untuk membuka akses pendidikan tinggi vokasi yang merata dan berkualitas.

“Harapan kami, dari seleksi ini akan lahir generasi yang siap mengabdi dan berkarya untuk kemajuan bangsa melalui jalur vokasi,” pungkasnya.

Dengan pelaksanaan SM-KPN ini, Polije menunjukkan peran aktif dalam ekosistem pendidikan vokasi nasional, serta memperkuat kolaborasi antar-politeknik negeri untuk menciptakan proses seleksi yang transparan, inklusif, dan bermutu. (hnf)