
Politeknik Negeri Jember (Polije) menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui alih teknologi. Institusi vokasi ini berhasil menyerahkan inovasi mesin penetas telur hybrid berkapasitas ribuan telur kepada UD Jawa Meri, peternakan milik Mustaim yang berlokasi di Gumukmas, Jember. Penyerahan teknologi ini merupakan bagian dari program sinergi P3M dan Ditjen Saintek.
Saiful Anwar, S.TP., M.P., Direktur Polije, menyampaikan kebanggaan atas praktik baik yang dilakukan dosen Jurusan Peternakan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata dari konsep “Polije Berdampak” yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Praktik baik ini merupakan wujud nyata konsep ‘Polije Berdampak’, yang memberdayakan masyarakat untuk menata masa depan lebih baik,” ujar Direktur Polije, Saiful Anwar.
Ia menambahkan, inovasi teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi penetasan dan mempercepat siklus produksi, sehingga peternak mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Mustaim, pemilik UD Jawa Meri, menyambut dukungan teknologi berkapasitas besar ini dengan penuh antusias. Ia berjanji akan memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin.
“Dukungan yang diberikan akan kami manfaatkan sebaik mungkin dan segera dijalankan dengan lancar. Kami berharap inovasi mesin penetas telur hybrid ini mampu meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi kami secara signifikan,” ungkap Mustaim.
Dengan adanya mesin penetas telur hybrid ini, diharapkan UD Jawa Meri dapat meningkatkan produksi anak unggas, memperkuat sektor peternakan unggas lokal, dan menciptakan peluang ekonomi baru di wilayah Gumukmas, Jember.