
Politeknik Negeri Jember (Polije) menyalurkan dana bantuan kemanusiaan “Polije Peduli” kepada Politeknik Negeri Padang (PNP) secara daring, Jumat (23/1/26). Aksi solidaritas ini bertujuan meringankan beban sivitas akademika PNP dan masyarakat sekitar yang terdampak musibah banjir di wilayah Sumatra.
Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Polije, Dr. Yossi Wibisono, S.TP., M.P., menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian institusi dalam menguatkan semangat para korban. Beliau mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga bantuan tersebut dapat segera tersalurkan melalui koordinasi antarperguruan tinggi vokasi.
“Ini merupakan langkah Polije untuk menguatkan semangat bagi warga yang terdampak dan kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat,” ujar Yossi Wibisono.
Kondisi di lapangan saat ini dilaporkan mulai berangsur membaik, meskipun krisis air bersih masih menjadi kendala utama di wilayah terdampak. Menanggapi situasi tersebut, PNP bekerja sama dengan UNDIP telah melakukan pemasangan alat penyuling air guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.

“Banyak mahasiswa dari PNP yang terdampak termasuk keluarga mereka, saat ini kondisi di lapangan mulai berangsur membaik namun ada permasalahan ketersediaan air bersih,” ungkap Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PNP, Sarmiadi, S.E., M.M.
Sinergi kemanusiaan ini membuktikan kuatnya ikatan persaudaraan antar-Politeknik di Indonesia dalam menghadapi bencana alam. Polije berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan bagi para mahasiswa dan keluarga besar PNP yang sedang berjuang bangkit dari musibah.
“PNP dan UNDIP melakukan pemasangan alat penyuling air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengatasi krisis air di wilayah terdampak,” tambah Sarmiadi menjelaskan upaya pemulihan di lapangan.
Akhirnya, inisiatif “Polije Peduli” ini mempertegas peran pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga tanggap terhadap isu sosial. Melalui kolaborasi ini, diharapkan ketersediaan fasilitas dasar seperti air bersih dapat segera kembali normal demi kesejahteraan warga terdampak.