
Politeknik Negeri Jember (Polije) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui implementasi Tefa (Teaching Factory) Learning Centre yang menggandeng HAFL (School of Agricultural, Forest and Food Sciences) dari Swiss. Fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan praktik industri berbasis susu melalui Tefa UHT, sebagai bagian dari program Skills for Competitiveness (S4C). Program ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dengan menghadirkan lingkungan belajar yang menyerupai dunia industri sesungguhnya.
Dalam pelaksanaannya, Tim Tefa Susu dan Tim P4M yang diketuai oleh Rizki Amalia akan mempersiapkan rencana implementasi yang sesuai dengan standar industri. Untuk mendukung kegiatan ini, daftar peralatan dan kapasitas mesin yang dibutuhkan akan diajukan langsung kepada vendor, termasuk kebutuhan SOP (Standard Operating Procedures) untuk pengoperasian alat seperti boiler, mesin retort, dan unit pasteurisasi.
Beberapa jurusan akan terlibat langsung dalam pelaksanaan praktikum Tefa Susu, antara lain Teknik untuk praktik penggunaan boiler dan mesin retort, Peternakan untuk pengujian kualitas susu sebelum dan sesudah proses, serta Teknologi Pertanian untuk proses pasteurisasi. Seluruh kegiatan ini akan dikawal melalui koordinasi yang melibatkan Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, serta tim pengembang kurikulum. Selain itu, akan dibentuk tim khusus yang bertugas menyusun materi praktikum yang disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), termasuk pembentukan Gugus Kendali Mutu (GKM) yang akan diformalkan melalui surat tugas dari pimpinan Polije.
Kegiatan praktikum akan menggunakan metode Project-Based Learning (PBL) berbasis studi kasus, yang mencakup observasi, analisis kasus, dan praktik langsung oleh mahasiswa. Praktikum ini dirancang mencakup 1400 menit per semester, dengan 120 menit per SKS selama 14 sesi. Khusus untuk mahasiswa Peternakan, separuh dari konten praktikum akan difokuskan pada materi berbasis susu.
Langkah penting lainnya adalah kunjungan satu minggu dari konsultan HAFL yang dijadwalkan pada akhir September. Kunjungan ini akan digunakan untuk melakukan evaluasi, memberikan dukungan, serta menyampaikan masukan terhadap pengembangan Tefa. Sebagai panduan pelaksanaan, draft Terms of Reference (ToR) proyek Tefa Learning Centre juga akan disusun dan diserahkan kepada Polije untuk ditinjau dan disepakati bersama.
Inisiatif ini menjadi tonggak penting bagi Polije dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus memastikan mahasiswa lulus dengan keterampilan praktis yang siap pakai di dunia kerja. (hnf)