Polije Perkuat Literasi Digital Guru SMPN 4 Jember Melalui Deep Learning

Tim dosen Jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember (Polije) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMP Negeri 4 Jember. Kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi digital guru sebagai fondasi penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis teknologi.

Ketua tim pengabdian, Fitri Wijayanti, menjelaskan bahwa teknologi harus memfasilitasi eksplorasi dan kolaborasi siswa, bukan sekadar menjadi alat presentasi. Oleh karena itu, para dosen melatih guru untuk menyusun skenario pembelajaran berbasis proyek yang menantang kemampuan berpikir kritis siswa.

“Pembelajaran mendalam menuntut siswa aktif membangun pengetahuan mereka sendiri. Kami ingin memastikan teknologi benar-benar mendukung proses diskusi dan produksi karya siswa,” jelas Fitri, Rabu (28/1/26).

Sementara itu, rangkaian program ini mencakup pelatihan teknis hingga pendampingan langsung di dalam kelas. Guru kini mulai menerapkan diskusi digital dan pemecahan masalah kontekstual yang terbukti meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan.

Kepala SMP Negeri 4 Jember turut mengapresiasi perubahan pola ajar yang kini lebih berpusat pada siswa. Ia menilai para pengajar menjadi lebih kompeten dalam menyiapkan materi yang sesuai dengan tantangan pendidikan abad ke-21.

Selanjutnya, Polije berharap inovasi pembelajaran berbasis teknologi ini terus berlanjut secara mandiri di sekolah. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam membekali siswa dengan keterampilan kreatif dan komunikatif untuk masa depan.

Akhirnya, penguatan literasi digital ini mempertegas peran Polije dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Jember. Dengan penguasaan teknologi yang tepat, guru mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas dan inspiratif bagi generasi muda.