
Politeknik Negeri Jember (Polije) terus memperluas kolaborasi strategis dengan industri terkemuka guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan kompetensi mahasiswa. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan resmi ke PT PAL Indonesia (Persero) dan PT Futura Energi untuk membahas peluang kerja sama magang terstruktur serta riset terapan di bidang teknologi.
Di PT PAL Indonesia, rombongan Polije disambut hangat oleh jajaran direksi dan manajemen. Diskusi berfokus pada pengembangan program magang terstruktur yang memberi mahasiswa pengalaman langsung di sektor maritim.
“Program ini dirancang untuk memperkuat keterampilan teknis sekaligus soft skills mahasiswa agar sesuai dengan standar industri internasional,” ujar perwakilan manajemen PT PAL.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Skills for Competitiveness (S4C) Swisscontact Indonesia. Senior Program Officer, Benaya Jaya, menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.
“Pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan kompetensi dunia kerja sehingga lulusan benar-benar siap bersaing,” ungkapnya.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Futura Energi, perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan. Pertemuan ini membuka peluang kolaborasi dalam riset terapan, pengembangan teknologi, hingga program magang mahasiswa. Dosen dari Departemen Teknologi Pertanian Polije turut mendampingi untuk memastikan kesesuaian antara riset akademik dan kebutuhan industri energi berkelanjutan.
“Kerja sama dengan PT Futura Energi sangat relevan dengan inovasi pertanian dan energi. Mahasiswa dapat belajar sekaligus berkontribusi pada pengembangan teknologi hijau,” ujar salah satu dosen Polije.
Melalui kunjungan ke dua perusahaan besar tersebut, Polije menegaskan komitmennya untuk memperkuat agenda link and match antara dunia pendidikan vokasi dan industri. Dengan kemitraan strategis di sektor maritim dan energi, Polije optimistis mampu mencetak lulusan inovatif, berdaya saing, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.