
Politeknik Negeri Jember (Polije) secara resmi meluncurkan dan mendiseminasikan Sistem Informasi Promosi Wisata Terintegrasi di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari. Program pengabdian masyarakat ini menghadirkan solusi digital untuk mengatasi tantangan promosi dan pengelolaan destinasi wisata edukasi di desa inovatif tersebut.
Kepala Desa Suco, Taufiq Hidayat, mengakui bahwa meski desanya telah meraih berbagai penghargaan, sektor pariwisata masih menghadapi tantangan besar.
“Berbagai capaian desa tidak terlepas dari tantangan, termasuk dalam pengembangan sektor pariwisata yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Taufiq dalam pembukaan acara diseminasi.
Tim pengabdian Polije yang diketuai oleh Shabrina Choirunnisa, S.Kom., M.Kom., mengembangkan sebuah sistem terpadu yang mengadopsi konsep Internet+. Sistem ini berfungsi sebagai pusat Manajemen, Promosi, dan Reservasi untuk seluruh potensi wisata Desa Suco, mulai dari wisata paralayang, ruang terbuka hijau, peternakan domba, hingga paket wisata edukasi terintegrasi.
“Kami berkomitmen mengimplementasikan amanat Direktur Polije untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. Sistem ini kami harap dapat menjadi model penguatan wisata edukasi berbasis digital,” tegas Shabrina Choirunnisa.
Anggota tim, Khafidurrohman Agustianto, S.Pd., M.Eng., menambahkan bahwa sistem ini dirancang untuk memperluas jangkauan promosi.
“Dengan diseminasi ini, sistem ini dapat mempercepat promosi dan meningkatkan daya saing daerah. Kami berharap implementasinya bisa meluas hingga tingkat Kabupaten Jember,” papar Khafidurrohman.
Kegiatan diseminasi yang berlangsung di dua Lokasi Desa Suco dan Laboratorium KSI Polije tidak hanya mencakup sosialisasi, tetapi juga pelatihan teknis operasional sistem bagi pengelola wisata desa. Program ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polije pimpinan Dr. Ir. Hariadi Subagja, S.Pt., M.P., IPM.
Melalui sistem terintegrasi ini, Polije menargetkan dua solusi utama: peningkatan kualitas manajemen dan promosi wisata edukasi Desa Suco, serta implementasi konsep Internet+ untuk penguatan ekonomi masyarakat. Langkah strategis ini diharapkan dapat mengkontribusikan percepatan pembangunan ekonomi nasional melalui penguatan pariwisata berbasis digital.