Polije Kembangkan SOP Produksi Susu Pasteurisasi Bersama S4C

Politeknik Negeri Jember (Polije) menggelar sesi pengembangan Standard Operating Procedures (SOP) untuk produksi susu pasteurisasi pada hari kedua workshop, Selasa (30/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Teaching Factory (TEFA) Milk ini melibatkan dosen Polije serta konsultan Skills for Competitiveness (S4C).

Sesi ini membahas penyusunan SOP secara menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengemasan. Para pendidik menekankan pentingnya standar kebersihan, protokol keamanan pangan, dan prosedur uji mutu yang terdokumentasi jelas.

Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Polije, Agung Wahyono, SP, M.Si., Ph.D., menegaskan SOP menjadi langkah strategis memperkuat mutu TEFA.

“SOP bukan hanya materi ajar, tetapi juga instrumen penting untuk jaminan mutu dan pengakuan industri. Dengan standar yang jelas, mahasiswa belajar disiplin, konsisten, dan siap menghadapi kebutuhan industri pangan,” ujarnya.

Konsultan S4C asal Swiss menambahkan wawasan mengenai benchmark internasional dalam produksi susu. Mereka mendorong Polije menyesuaikan praktik global ke dalam konteks Indonesia agar tetap praktis dan efisien.

Melalui diskusi kelompok, peserta menyusun draf SOP masing-masing, lalu mempresentasikannya untuk mendapat umpan balik langsung dari dosen dan pakar S4C. Hasil akhir berupa dokumen SOP yang siap digunakan sebagai panduan pembelajaran sekaligus praktik industri.

Agung menegaskan, kegiatan ini mencerminkan komitmen Polije dalam mengintegrasikan pendidikan vokasi dengan standar industri global.

“Kolaborasi ini memperkuat posisi Polije sebagai kampus vokasi unggul yang berdaya saing internasional,” tambahnya.

Dengan hasil konkret berupa draf SOP dan wawasan tentang jaminan mutu, workshop ini mempertegas dedikasi Polije untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.