
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember bersama Politeknik Negeri Jember (Polije) menginisiasi Sosialisasi dan Audiensi KKN Kolaboratif di Aula Soetrisno Widjaya, Kampus Polije, Senin (6/7). Kegiatan ini mengajak mahasiswa meningkatkan kualitas pendidikan di desa.
Mahasiswa peserta akan mengawal program literasi. Mereka juga akan memperkuat pendidikan karakter siswa sekolah dasar di wilayah pelosok.
Ketua Pelaksana KKN Kolaboratif Ke-5, Siti Roudlotul Hikamah, menilai konsep gotong royong antarkampus mampu memperluas ruang lingkup pengabdian.
“Kami fokus menyusun program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan utama masyarakat desa saat ini,” kata Siti Roudlotul Hikamah.
Siti menambahkan, kehadiran seluruh kampus di Jember mempermudah pemetaan persoalan lapangan. “Sinergi antarmahasiswa harus kuat agar program pengabdian berjalan efektif dan membawa dampak nyata,” imbuhnya.
Polije mendukung KKN Kolaboratif Dispendik Jember. Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Sistem Informasi Polije, Wahyu Kurnia Dewanto, S.Kom., M.T., mengapresiasi program tersebut.
“Polije selalu berkomitmen mendukung program inovatif untuk melatih kepekaan sosial mahasiswa,” ujar Wahyu Kurnia Dewanto.
Wahyu juga mengajak mahasiswa lintas kampus segera berbaur dan membangun kolaborasi. Ia mendorong mereka menciptakan inovasi kreatif untuk memajukan desa selama menjalankan KKN.
“Jadikan KKN Kolaboratif ini sebagai peluang emas untuk belajar sekaligus memberikan solusi konkret bagi masyarakat desa,” tegasnya.