Polije Gandeng Pemdes Kasiyan Sosialisasikan Program AI untuk Deteksi Dini Kusta

Politeknik Negeri Jember (Polije) bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kasiyan Barat, Kecamatan Puger, melaksanakan sosialisasi Program Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Pencegahan dan Deteksi Dini Kusta Berbasis Citra Kulit, Selasa (26/8/2025). Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Kasiyan Barat ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025.

Dosen Polije, Tegar, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu pemerintah dalam mengurangi, bahkan membasmi penyakit kusta di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Jember.

“Kami sudah menyiapkan aplikasi mobile berbasis AI yang bisa digunakan masyarakat untuk deteksi dini kusta. Praktiknya, gejala pada kulit akan difoto, lalu dianalisis menggunakan teknologi AI yang kami kembangkan,” terangnya.

Menurut Tegar, meski jumlah penderita kusta di Indonesia menurun, Kabupaten Jember masih mencatat adanya kasus aktif. Karena itu, upaya preventif berbasis teknologi menjadi langkah strategis.

Sementara itu, Kepala Desa Kasian Barat, Hadi W., menyambut baik inisiatif ini dan memastikan pihak desa ikut terlibat dalam proses penyuluhan.

“Pemdes siap mendukung penuh. Kegiatan ini penting karena masyarakat perlu tahu cara mengenali tanda-tanda kusta sejak dini agar segera ditangani secara medis,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi melibatkan dosen dan mahasiswa Polije, aparat desa, kader posyandu, serta masyarakat setempat. Rencananya, program ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap di beberapa desa di Kabupaten Jember.

Dengan adanya sinergi perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus mempercepat deteksi dini kasus kusta sehingga penanganan dapat dilakukan lebih efektif.